Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2023 | 16.46 WIB

Tiga Desa Dihajar Angin Kencang, BMKG: Sepekan ke Depan Mojokerto Dibayangi Cuaca Ekstrem

Petugas Polsek Jetis dan BPBD Kabupaten Mojokerto mengecek rumah warga di Desa Kupang, Kecamatan Jetis yang rusak usai diterjang angin kencang, Minggu (26/11) siang

JawaPos.com - Angin kencang dan hujan lebat memorak-porandakan tiga desa di kawasan utara Brantas. Kejadian tersebut berlangsung selama tiga hari yaitu sejak hari Jumat (24/11) hingga Minggu (26/11).

Dilansir dari Radar Mojokerto, menurut BMKG peristiwa tersebut imbas dari gangguan atmosfer. Selain itu, BMKG juga memprakirakan jika sepekan ke depan Mojo Kerjo akan dibayangi cuaca ekstrem

Pada Minggu (26/11) siang, belasan rumah di Desa Kupang,Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, diterpa angin kencang dan hujan deras.

Setidaknya, terhitung 12 rumah dengan atam dan temboknya yang hancur akibat tiupan angin kencang yang melanda kawasan Jetis dan sekitarnya.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga masih dihantui rasa was - was karena angin yang berhembus sangat kencang dan datang secara tiba - tiba.

Selain di Desa Kupang, peristiwa ini juga melandang di desa lain. Tepatnya di utara sungai, seperti di Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong, pada Jumat (2411) dan di Desa Banyulegi, pada Sabtu (25/11).

Kondisi sekitar seperti sejumlah peopohan dan tiang listrik sampai ambruk akibat diterjang angin ribut yang berhembus dari wilayah timur.

"Di Jetis memang sempat terjadi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat namun disertai angin kencang sesaat," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim

"Beberapa bagian atap rumah warga setempat serta tembok mengalami kerusakan ringan sampai sedang,’’ tambahnya.

Dari inventaris BPBD, kerusakan parah dialami 5 rumah warga yang ada di Dusun Warugunung, yakni milik Rodhim, Gufron, Suwarno, Andik, dan Prayitno.

Sebagian besar genteng dan asbes rumah mereka rontok diterjang angin berkecepatan hingga 1,53 knot tersebut. Bahkan, tembok pagar rumah Prayitno sepanjang 7 meter roboh usai diterjang angin.

Selain itu, atap pada 7 rumah lainnya, juga mengalami kerusakan akibat dahan atau ranting pohon yang rontok usai diterpa angin.

’’Khusus untuk tembok rumah pak Prayitno, karena memang konstruksinya sudah miring sebelum tertiup angin. Sementara yang lain, kerusakannya lebih pada genteng dan asbes yang rontok serta pecah,’’ tandasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore