Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juni 2021 | 05.39 WIB

Dukung Alumnus Siap Kerja, Ikatan Alumni Siapkan Airlangga Connection

Mahasiswa baru Universitas Airlangga yang diterima jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melakukan pra registrasi dan registrasi penerimaan. - Image

Mahasiswa baru Universitas Airlangga yang diterima jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melakukan pra registrasi dan registrasi penerimaan.

JawaPos.com–Program Airlangga Connection sedang disiapkan Calon Ketua Ikatan Alumni Universitas Airlangga Surabaya. Program tersebut akan menghubungkan mahasiswa–alumnus.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida. Dia masuk dalam bursa calon Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Airlangga.

Rencana itu disampaikan melalui Paguyuban Alumni Airlangga Lintas Fakultas, Lintas Angkatan, dan Lintas Profesi, Senin (7/6). Salah satunya Ketua IKA Unair Sidoarjo, drg Winaryo.

”Airlangga Connection ini adalah program untuk menghubungkan alumnus. Di mana alumnus baru atau fresh graduate, bisa berhubungan dengan alumnus yang sudah memiliki jejaring,” jelas Winaryo.

Jejaring itu, lanjut dia, akan berguna ketika alumnus mencari pekerjaan atau mengembangkan diri. Terlebih lagi, ketika terdapat beberapa alumnus yang telah bekerja dalam jangka waktu yang cukup lama.

”Sehingga akan memudahkan pengembangan diri alumnus. Misalnya, saya alumnus dari FKG, memiliki kerabat yang mencari asisten atau tim. Maka alumnus dengan kompetensi yang cocok bisa saya hubungkan,” terang Winaryo.

Program itu belum pernah diterapkan. Hal itu diungkapkan Rachma Maulidina, lulusan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Unair 2020. Sebagai fresh graduate, dia mengaku cukup kesulitan mencari alumnus lain. Padahal dia butuh untuk mengembangkan bisnisnya.

”Ada tracer study dan tracer alumni untuk mengetahui kabar alumnus setelah lulus. Tapi setelah itu belum ada hubungan lagi dengan alumnus lain, kecuali angkatan saya maupun angkatan di atas dan di bawah saya,” ujar Rachma.

Dia mengaku keberadaan ikatan alumni sangat berpengaruh bagi proses pengembangan diri dan bisnis yang dilakukan. ”Belum pernah ada program penghubung alumnus,” ucap Rachma.

Sementara itu, Andi Rahmean Pohan, anggota IKA Unair memberi contoh program Airlangga Connection. Program itu tidak hanya menyentuh alumnus, tapi juga mahasiswa.

”Pak Totok sebagai bagian dari pengusaha real estate memiliki jejaring dan kerabat. Otomatis ketika mahasiswa ingin PKL, magang, atau penelitian, bisa dihubungkan dengan perusahaan yang dikenalnya,” ujar Andi.

Hubungan itu tidak hanya diharapkan berlangsung selama mahasiswa masih kuliah. Namun juga setelah lulus. Sehingga nama Universitas Airlangga Surabaya akan lebih dikenal

Networking beliau (Totok Lusida) bagus. Misalnya, dengan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, kepolisian, kejaksaan, serta sektor swasta seperti perumahan hingga startup,” kata Andi.

Rencananya, Kongres IKA Unair diselenggarakan 2–3 Juli. Sebanyak 118 pemilik suara akan menentukan Ketua IKA Unair periode 2021–2025.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore