Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Oktober 2023 | 19.16 WIB

Tergerus Zaman, Apa Masih Ada Angkot di Surabaya?

DIGANTI: Angkot menurunkan penumpang di Jalan Mayangkara kemarin (11/1). Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengoperasikan feeder dalam waktu dekat. (Frizal/Jawa Pos) - Image

DIGANTI: Angkot menurunkan penumpang di Jalan Mayangkara kemarin (11/1). Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengoperasikan feeder dalam waktu dekat. (Frizal/Jawa Pos)

JawaPos.com–Pemkot Surabaya tak berhenti berupaya memberikan layanan transportasi yang layak untuk masyarakat. Mulai dari Suroboyo Bus hingga feeder Wara-Wiri.

Semakin bertambahnya waktu, ada pertanyaan yang mungkin terlintas. Apakah masih ada transportasi publik seperti angkot di Surabaya?

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, berdasar data Dinas Perhubungan Kota Surabaya jumlah angkutan umum yang mempunyai izin trayek sejumlah 508 angkot dan 89 bus kota.

Sampai dengan saat ini, lanjut Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, jumlah angkot yang beroperasi terus menurun. Seiring dengan bergabungnya pemilik angkot yang menjadi kru feeder.

Bahkan, lanjut dia, beberapa rute angkot sudah tidak beroperasi seperti rute T2 (Joyoboyo-Kenjeran-Wisma Permai), rute O (Kalimas Barat-Keputih), rute JBMN (Joyoboyo-Gunung Anyar), dan beberapa rute lain.

”Tercatat ada 306 pemilik angkot yang sudah bergabung dan mengubah peruntukan angkutan menjadi kendaraan pribadi (dipelathitamkan). Sehingga masih ada sekitar 202 angkutan umum yang masih beroperasi di beberapa rute lyn,” kata Tundjung Iswandaru.

Tundjung menyebutkan, masih ada sekitar 164 angkot yang beroperasi. Namun, angkot-angkot tersebut tidak memenuhi kelaikan jalan dan izin trayek telah habis masa berlakunya.

Dinas Perhubungan telah melakukan sosialisasi kepada ketua organisasi angkot, ketua lyn maupun pemilik angkot agar memperbaiki kendaraan sehingga dapat lulus uji kir dan berbadan hukum untuk bisa mendapatkan izin trayek.

”Diharapkan semua angkot yang beroperasi dapat memenuhi standar keselamatan, kenyamanan, dan keamanan,” tambah Tundjung.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore