Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Oktober 2020 | 21.10 WIB

Tekan Pengangguran Lulusan SMA, Jatim Perkuat SMA Double Track

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi (dua dari kanan) didampingi Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Jatim Ety Prawesti saat pembukaan Virtual Expo SMA Double Track di Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Surabaya, Selasa (27/10). - Image

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi (dua dari kanan) didampingi Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Jatim Ety Prawesti saat pembukaan Virtual Expo SMA Double Track di Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Surabaya, Selasa (27/10).

JawaPos.com-Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dispendik Jatim) membuat terobosan untuk menekan angka pengangguran lulusan SMA. Yakni, melalui program SMA double track (SMA DT) yang telah berjalan sejak 2018.

Melalui program tersebut, setiap lulusan siswa SMA DT akan memiliki dua kompetensi berupa pembelajaran reguler dan kompetensi ketrampilan yang bersertifikat.

Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Jawa Timur Ety Prawesti mengatakan, program SMA DT dilatari oleh banyaknya angka lulusan SMA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Pada 2018, ada sebanyak 116.772 atau 67,84 persen siswa SMA yang tidak masuk ke bangku kuliah.

''Dengan SMA DT, kami membuat terobosan dengan memberi ketrampilan tambahan di luar jam pelajaran dengan tujuh kompetensi,'' kata Ety saat membuka pameran virtual SMA Double Track (27/10).

Tujuh bidang ketrampilan itu adalah multimedia, teknik elektro, teknik listrik, tata boga, tata busana, tata kecantikan, dan teknik kendaraan ringan. Dispendik berkolaborasi dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai pelaksana program, termasuk merekrut trainer.

Menurut dia, sejak 2018 program tersebut dievaluasi dan dikembangkan. Pada tahun pertama, program tersebut diikuti sebanyak 9.009 siswa dari 86 SMA dan melibatkan 420 trainer di sembilan kabupaten di Jawa Timur. ''Program tersebut dengan tujuh bidang ketrampilan dan 17 topik ketrampilan,'' jelasnya.

Selanjutnya pada 2019 terjadi lonjakan peminat. Jumlah peserta naik menjadi 14.000 siswa dari 157 SMA dan 673 trainer di 28 kabupaten. Pada tahun kedua dilaksanakan pembangunan infrastruktur digital melalui berbagai platform pendukung.

Yaitu, www.ruangdagang.net (media pemasaran produk unggulan di marketplace, www.ruangkarir.net (media job matching untuk mempertemukan calon pekerja dengan dunia usaha), www.ruangtraining (media belajar online untuk memudahkan pembelajaran mandiri dengan materi pelatihan), dan www.admindt.net (media monitoring pelaksanaan pelatihan untuk mengevaluasi capaian pembelajaran di kelas).

''Atas terobosan itu, Dispendik menerima penghargaan kompetensi inovasi pelayanan publik (Kovablik) se-Jawa Timur dengan menempati top 25 melalui inovasi SMA DT yang dianugerahkan oleh gubernur,'' jelas Ety.

Sedang pada 2020, lanjut Ety, merupakan tahun penentu sekaligus tolok ukur keberhasilan program. Pada tahun ini pula belum ada penambahan alokasi pelaksana program SMA DT yang baru.

''Pemantapan program dan perluasan jaringan kerja sama dengan mitra dunia usaha lebih diutamakan agar lulusan SMA DT tertampung di perusahaan mitra atau mandiri berwiraswarta,'' jelas Ety.

Meski demikian, lanjut Ety, pengembangan SMA DT pada tahun ini diarahkan pada empat sasaran. Pertama, penguatan pasar komunitas melalui koperasi sekolah DT Mart yang menjual produk-produk SMA DT.

Kedua, peluncuran voucher cipta kerja yang mengajak masyarakat dan pemerintah membeli produk SMA DT. Ketiga, pemberian wawasan wiraswasta baik online maupun offline. Dan, keempat, penguatan mitra dunia usaha.

Selama pandemi, lanjut dia, program SMA DT tetap berlanjut dengan segala pembatasan. Yakni, dengan membentuk kelompok-kelompok kecil dan penyampaian materi pelatihan secara online.

Ditanya apakah program SMA DT tidak bertabrakan dengan SMK, Ety menegaskan tidak. SMK, lanjut dia, memiliki satu kompetensi. ''Sedang SMA DT memiliki dua kompetensi sekaligus, yakni kompetensi ketrampilan dan pembelajaran SMA reguler. Istilahnya, reguler jalan, ketrampilan juga jalan,'' ucap Ety.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore