
PANEN TANGKAPAN: Kapolrestabes Kombespol Johnny Edizzon Isir bertanya kepada salah seorang tersangka yang ditangkap aparat polretabes, (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com − Operasi Sikat Semeru 2020 berakhir. Polrestabes Surabaya mendapat hasil tertinggi dibandingkan polres lain se-Jatim. Satreskrim bersama polsek jajaran menangkap 381 pelaku kejahatan dalam kurun waktu 12 hari.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Johnny Eddizon Isir menyatakan, operasi itu berlangsung 6−17 Juli. Dalam pelaksanaannya, polrestabes mendapat target 15 pengungkapan kasus. ’’Hasil yang dicapai melampaui target yang dipasang,” katanya Selasa (21/7). Menurut catatan, pengungkapan kasus mencapai 494. Dari jumlah itu, ada 381 pelaku yang diringkus.
Isir menjelaskan, sasaran operasi tersebut adalah kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Di antaranya, kasus 3C. Yakni, curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Di antara sekian kasus yang diungkap, pihaknya memberikan atensi terhadap penindakan komplotan bandit spesialis pembobol rumah kosong pada pekan lalu. Sebab, dua pelaku yang akhirnya tewas ditembak karena melakukan perlawanan adalah sindikat yang beraksi lintas kota. ”Mereka pindah-pindah,” ucap polisi dengan tiga melati di pundak itu.
Beruntung, identitas sebagian pelaku yang beraksi bisa teridentifikasi. Unit Jatanras Polrestabes Surabaya menyergap dua di antara empat pelaku di Jalan Dharmahusada. Namun, ternyata mereka memberikan perlawanan dengan mengeluarkan parang. Alhasil, petugas menembak keduanya.
Isir mengatakan bahwa banyaknya pengungkapan kasus adalah bukti kehadiran polisi di tengah masyarakat. Polrestabes, kata dia, terus berusaha memberikan yang terbaik kepada Kota Pahlawan. ”Tidak ada ruang bagi penjahat di Surabaya,” tegasnya.
Mantan Kapolrestabes Medan itu menyebut jajarannya tidak akan segan kembali mengambil tindakan tegas kepada penjahat. ”Hasil ini sekaligus menjadi warning bagi pelaku yang mau beraksi di sini. Urungkan saja niatnya sebelum menyesal,” tuturnya.
Lulusan terbaik Akpol 1996 itu menambahkan, polisi tidak akan mengendurkan penindakan pada masa pandemi Covid-19. Upaya menangkap bandit yang berulah bakal terus dilakukan. ”Kami sangat serius dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa situasi metropolis sejauh ini relatif kondusif. Tidak ada gejolak yang menonjol di tengah masyarakat. Walaupun efek pandemi Covid-19 banyak berimbas pada ekonomi warga.
Isir berharap masyarakat selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Hanya dengan begitu, rantai persebaran virus bisa ditekan. ”Kesadaran untuk menghentikan persebaran virus harus dimulai dari diri sendiri,” katanya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=boFClQoEZr4
https://www.youtube.com/watch?v=IMRhtiTWx10
https://www.youtube.com/watch?v=XBKQTIySarA

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
