
KESADARAN BERSIH DIRI: Pengunjung memanfaatkan hand sanitizer yang disediakan di berbagai sudut KBS. (Salman Muhiddin/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kebun Binatang Surabaya (KBS) belum memberikan kepastian terkait dengan pembukaan kunjungan. Lembaga konservasi itu masih menutup pintu kunjungan publik hingga lusa (17/6). Mereka masih menggodok strategi untuk menyambut new normal.
Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Chairul Anwar menyatakan, hingga Minggu (14/6), pihaknya belum bisa memastikan pembukaan kunjungan. Pengelola masih menunggu kesiapan sistem protokol kesehatan dan infrastruktur pendukung. ”Masih disiapkan,” katanya. Kesiapan tersebut menyangkut beberapa hal.
Misalnya, mengatur jarak kursi dan jumlah pengunjung serta meningkatkan sistem customer awareness. ”Misalnya, tiket bisa dipesan secara online,” jelasnya.
Untuk menyiapkannya, dibutuhkan beberapa persiapan. Sebelum KBS dibuka, pengelola akan mempresentasikan mekanisme baru kepada pemkot. Setelah itu, ada sosialisasi tentang kebijakan baru kepada masyarakat.
Kabag Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menjelaskan, sebelum lembaga konservasi itu kembali dibuka untuk publik, pihaknya meminta membuat mekanisme simulasi. Simulasi tersebut berisi teknis kunjungan yang tetap memperhatikan standar protokol kesehatan. Misalnya, petunjuk masuk ke KBS dan arah pengunjung. Kemudian, batasan waktu pengunjung hingga kapasitas maksimal.
Hebi sudah berkunjung ke KBS untuk melihat kondisi lapangan. Dia juga menjajal batasan waktu pengunjung bisa melihat seluruh koleksi satwa KBS. ”Dua jam cukup. Sudah bisa lihat semua satwa,” ungkapnya.
Terkait dengan kapasitas pengunjung, Hebi menyarankan, memasuki new normal, maksimal hanya ada 5.000 orang per hari. Jadi, pengunjung tetap harus menjaga jarak saat berada di area KBS.
Selain ketentuan baru, kebiasaan masyarakat saat KBS nanti dibuka lagi juga bisa diubah untuk meminimalkan persebaran Covid-19. Salah satunya terkait dengan larangan menggelar tikar di KBS. Diharapkan, setelah melihat satwa, pengunjung segera pulang ke rumah.
Rancangan Kelaziman Baru KBS

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
