
Linda Noskova menjuarai Wimbledon 2026 dan meraih Grand Slam pertama. Gelar emosional itu dipersembahkan untuk mendiang sang ibu. (Dok. Olympics.com)
JawaPos.com – Linda Noskova sempat berjalan meninggalkan Centre Court menuju ruang ganti dengan kepala tertunduk. Momen itu terjadi setelah menyia-nyiakan lima championship point saat unggul 6-2, 5-2 atas kompatriotnya, Karolina Muchova, pada final Wimbledon, Sabtu (11/7).
Saat itu, gelar Wimbledon pertama yang sudah di depan mata seakan menjauh dari Noskova.
"Tangan saya seperti membeku pada momen-momen tertentu. Kaki saya juga tidak lagi secepat sebelumnya," ujar Noskova, dikutip dari BBC.
Namun, Noskova mampu menemukan titik balik. Saat memasuki lorong menuju ruang ganti menjelang set ketiga, petenis Republik Ceko itu melihat dua trofi Wimbledon terpajang. Satu untuk finalis, satu lagi untuk juara. Saat itulah tekadnya semakin bulat.
"Saya tidak akan membawa pulang yang kecil. Saya akan membawa pulang yang besar," ujar petenis berusia 21 tahun itu.
Noskova kemudian membasuh wajahnya dengan air dingin dan menganggap pertandingan dimulai kembali dari awal. Saat kembali ke lapangan, dia tampil lebih tenang sebelum akhirnya menang 6-2, 5-7, 6-3.
Ia pun meraih gelar Grand Slam pertama dalam kariernya sekaligus menjadi juara Wimbledon termuda sejak seniornya, Petra Kvitova, pada 2011.
Gelar Grand Slam pertama itu terasa semakin istimewa karena dipersembahkan Noskova untuk mendiang ibunya, Ivana, yang meninggal dunia akibat kanker sehari sebelum Wimbledon 2024 dimulai.
"Ada satu orang lagi yang ingin saya ucapkan terima kasih, yaitu ibu saya. Saya tidak akan berdiri di sini tanpamu. Terima kasih," ucap Noskova dengan mata berkaca-kaca seusai menerima Venus Rosewater Dish, trofi ikonik yang diberikan kepada juara tunggal putri Wimbledon.
Noskova kemudian mengecup tangan kanannya lalu mengangkatnya ke langit. Seluruh penonton di Centre Court berdiri memberikan tepuk tangan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
