
Veda Ega Pratama terus menunjukkan perkembangan positif pada musim debut Moto3 2026 dengan konsisten memperbaiki posisi finis di berbagai seri balapan. (Honda Team Asia)
JawaPos.com - Veda Ega Pratama terus menunjukkan perkembangan menjanjikan di Moto3 2026 dengan bertahan di papan atas klasemen rookie usai tujuh seri balapan. Pembalap Honda Team Asia asal Wonosari itu mampu bersaing dengan para talenta terbaik dunia meski berstatus satu-satunya rookie yang belum memiliki pengalaman mengendarai motor Moto3 pada musim sebelumnya.
Perjalanan Veda Ega Pratama pada musim debutnya memang tidak selalu mulus. Namun, performa yang ditunjukkan sepanjang tujuh seri pertama menjadi bukti pembalap berusia 17 tahun tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Saat ini, Veda masih berada di kelompok lima besar klasemen rookie Moto3 2026. Dia memang masih tertinggal dari Maximo Quiles, Alvaro Carpe, dan Adrian Fernandez yang tampil konsisten sejak awal musim.
Meski demikian, posisi tersebut tetap layak mendapat apresiasi tinggi. Pasalnya, Veda masuk ke Moto3 tanpa bekal pengalaman balapan penuh menggunakan motor Moto3 seperti yang dimiliki sebagian besar rivalnya.
Veda Ega Pratama membuktikan dirinya mampu bersaing dengan para rookie terbaik musim ini. Jarak poin dengan Brian Uriarte juga sangat tipis, hanya terpaut satu angka setelah tujuh seri berlangsung. Fakta tersebut menjadi indikator penting perkembangan sang pembalap Indonesia.
Brian Uriarte sendiri sudah memiliki pengalaman mengendarai motor Moto3 sejak musim lalu, sehingga secara adaptasi seharusnya memiliki keuntungan lebih besar dibanding Veda. Namun, pembalap Honda Team Asia itu mampu mengimbangi bahkan beberapa kali tampil lebih kompetitif. Kondisi tersebut menunjukkan proses adaptasi Veda berjalan lebih cepat dari perkiraan banyak pihak.
Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu faktor penting dalam Moto3. Perubahan karakter motor, manajemen ban, hingga strategi balapan membutuhkan waktu yang tidak singkat bagi seorang rookie.
Selain bersaing dengan para rookie, Veda juga berhasil mengungguli sejumlah pembalap yang lebih berpengalaman di kelas Moto3. Nama-nama seperti Valentin Perrone, David Almansa, Guido Pini, David Munoz, hingga Hakim Danish untuk sementara masih berada di bawahnya.
Pencapaian tersebut tentu bukan hal biasa. Sebab, para pembalap tersebut sudah memiliki pengalaman lebih banyak dalam memahami karakter kompetisi Moto3 yang terkenal ketat dan kompetitif.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
