Ketum PSSI Erick Thohir menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan sepak bola Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (24/10/2025). (ANTARA)
JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir buka suara mengenai kabar dugaan tindak kekerasan fisik dan pelecehan seksual yang dialami para atlet panjat tebing Indonesia. Ia mengecam kejadian itu dan mendukung langkah Federasi Panjat Tebing Indonesia untuk menginvestigasi.
Sebanyak delapan atlet panjat tebing nasional dilaporkan mengalami tindak pelecehan seksual dan kekerasan fisik oleh pelatih kepala timnas panjat tebing, Hendra Basir.
Kejadian itu terungkap setelah adanya pengaduan oleh para atlet yang terdiri dari lima pemanjat putra dan tiga pemanjat putri, yang didampingi oleh psikolog Pelatnas FPTI, kepada Ketua Umum Yenny Wahid pada 28 Januari 2026.
"Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan hati yang sangat berat telah mempelajari dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang melibatkan pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia," kata Erick dalam pernyataan resminya melalui media sosial Instagram pribadinya, Kamis (26/2).
"Pertama, kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam, berempati, dan memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang menjadi korban serta kepada keluarga yang terdampak," tambahnya.
Menurut Erick, para atlet adalah anak-anak bangsa. Mereka disebutnya telah berlatih dengan disiplin, berkorban dengan sepenuh hati, dan membawa Merah Putih dengan kebanggaan.
"Mereka harus dilindungi. Mereka harus merasa aman. Mereka adalah marwah bangsa Indonesia, karena mereka berjuang di era modern ini," jelas Erick.
FPTI sendiri telah mengambil langkah tegas menyusul adanya pengaduan tersebut. Federasi menonaktifkan sementara Hendra Basir, yang berlaku efektif per 9 Februari 2026, sesuai dengan Surat Keputusan 0209/SKP/PP.NAS/1I/2026 tentang Penonaktifan Sementara Kepala Pelatih Pelatnas FPTI.
Selain itu, FPTI juga telah membentuk tim pencari fakta (TPF) terkait penonaktifan pelatih tersebut, akibat dugaan tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik kepada atlet. Langkah itu didukung penuh oleh Kemenpora.
"Kemenpora mendukung penuh langkah Federasi Panjat Tebing Indonesia yang telah bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi independen," tutur Erick.
"Kami akan bekerja sama secara erat dengan federasi, atlet, dan keluarga untuk memastikan setiap proses berjalan secara serius, transparan, dan berkeadilan," sambung dia.
Kemenpora, kata Erick Thohir, juga siap memberikan pendampingan hukum maupun psikologis kepada para korban, karena pemulihan mereka adalah prioritas utama. Apabila tuduhan yang ada tersebut terbukti, Erick menegaskan tidak akan memberikan toleransi apapun.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
