Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 01.28 WIB

76 IDH Urban 2025 Seri 2: Lintasi Permukiman Warga dan Taman Budaya Jadi Obstacle Menantang

Lintasi Permukiman Warga. - Image

Lintasi Permukiman Warga.

JawaPos.com - Kota Semarang bersiap menjadi tuan rumah 76 Indonesian Downhill (IDH) Urban 2025 Seri 2 yang akan berlangsung pada 4 – 5 Oktober mendatang di sepanjang Desa Tegalsari dan finis di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, Jawa Tengah.

Ajang yang menggabungkan olahraga ekstrem dengan nuansa urban ini diperkirakan menghadirkan persaingan lebih ketat dibanding seri perdana yang bergulir di Desa Ngadiwono, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Agnes Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara mengatakan, selain kehadiran para rider kelas wahid nasional, pada 76 IDH Urban 2025 Seri 2 juga akan menyajikan atmosfer berbeda dengan beragam obstacle menantang yang disuguhkan, hingga karakter lintasan unik di area taman wisata.

Menilik dari intensitas tinggi antar downhiller pada seri sebelumnya, dipastikan peta persaingan semakin ketat untuk menapaki podium teratas.

“Pemilihan lokasi karena kami melihat potensi daerah Tegalsari untuk diselenggarakan event ini. Apalagi secara lokal di Semarang sudah empat tahun berturut-turut menggelar urban downhill," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya meyakini kehadiran event inu di Desa Tegalsari dan Taman Budaya Raden Saleh akan mendapat sambutan hangat. Downhiller yang ikut serta juga semakin banyak. "Sehingga persaingannya akan kian menarik untuk disaksikan," katanya.

76 IDH Urban 2025 Seri 2 akan memperlombakan 12 kategori, mulai dari Men Elite, Men Junior, Women Open, Men Youth, hingga berbagai kelas Men Master E, D, C, B, A, dan Sport C, B, A..

Event ini membawa semangat sportainment dengan menggabungkan kentalnya nuansa sport melalui elevasi geografis trek ekstrem melintasi permukiman warga Desa Tegalsari, serta sisi entertainment dengan menarik peserta amatir dan hadirnya jump contest untuk diikuti. Selain itu pula gelaran ini menghidupkan potensi dan pemberdayaan ekonomi lokal lewat sports tourism.

Event Director 76 IDH Urban, Aditya Nugraha mengungkapkan, karakter trek 76 IDH Urban 2025 Seri 2 berbeda dengan di Desa Ngadiwono. Diantaranya ialah speed jauh lebih tinggi dari yang sebelumnya 85%, panjang lintasan yang lebih pendek sekitar 50 sampai 100 meter, serta penambahan satu obstacle baru khusus dihadirkan di seri mendatang. Hal tersebut, diyakini menambah keseruan jalannya race selama seeding run (4 Oktober) maupun final run (5 Oktober).

“(Speed tinggi) Sebagai bentuk mengakomodir insight beberapa rider di seri 1 yang menyukai urban downhill dengan speed tinggi, maka kami wujudkan di Desa Tegalsari ini," katanya.

Sejumlah rider elite nasional telah memastikan keikutsertaan, termasuk M. Abdul Hakim. Downhiller asal Jepara, Jawa Tengah yang tergabung dalam 76 Rider DH Squad ini menegaskan kesiapannya untuk kembali bersaing di lintasan urban Semarang. Berada di posisi empat pada 76 IDH Urban 2025 Seri 1 kategori Men Elite, membuat Jambol, sapaan karibnya harus ekstra fokus dan stamina untuk mengoptimalisasi cadence demi meraih hasil lebih baik.

'“Pastinya mempersiapkan fisik dengan baik, mental, dan sepeda juga harus di perhatikan, mulai dari pemilihan ban sampai setting-an suspensi. Race seri 2 akan saya maksimalkan. Target saya selalu bisa di posisi pertama dan harus optimis untuk mendapatkan hasil terbaik di setiap balapan,” ujarnya.

Bagi Jambol, lintasan urban memiliki tantangan tersendiri. Atmosfer kota yang ramai, sorakan penonton di sepanjang jalur, serta obstacle khas 76 IDH Urban membuat adrenaline para pebalap sepeda gunung benar-benar diuji. Pria yang dijuluki ‘Kuda Hitam’ juga menilai bahwa persaingan di kelas Men Elite tahun ini sangat ketat.

“Podium selalu berganti-ganti, yang cukup konsisten ada Andy Prayoga, Agung Prio, dan Khoiful Mukhib yang menjuarai 76 IDH Urban Seri 1. Saya sudah 4 kali mengikuti event urban downhill di Semarang, namun setiap event treknya berbeda serta kejutan baru. Tapi saya selalu siap menghadapi bagaimanapun itu lintasannya. Semakin extreme pastinya semakin tertantang,” imbuh Juara 76 Indonesian Downhill 2017 kelas Men Elite.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore