Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 15.59 WIB

Debut Menyakitkan Rian/Yeremia di China Masters 2025, Sempat Nyaris Bangkit Tapi Akhirnya Tumbang dari Pasangan Malaysia

Rian/Yeremia menjalani debut dengan menelan kekalahan di babak pertama China Masters 2025. (Dok: PBSI)

JawaPos.com - Debut pahit dan menyakitkan dijalani oleh Muhammad Rian Ardianto/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan saat berlaga di China Masters 2025. Duet ganda putra anyar itu kalah dengan tragis lewat duel sengit dengan wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin pada babak pertama.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Shenzhen Arena, Shangbu North Road, Tiongkok, Rian/Yeremia harus mengakui ketangguhan unggulan ketiga turnamen tersebut dengan skor 21-12, 11-21, 20-22, pada Selasa (16/9).

Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Rian/Yeremia sebenarnya menunjukkan penampilan cukup baik. Terutama di gim pertama, di mana mereka berhasil memenangkan gim.

"Kami bermain tanpa beban karena ini debut kami jadi bisa mengeluarkan semua kemampuan tapi kami harus lebih yakin lagi di setiap pukulan. Tadi ada beberapa kali bola-bola mudah yang harusnya bisa masuk tapi malah terbuang. Ini evaluasi untuk pertandingan selanjutnya," kata Rian dalam keterangan resmi PBSI.

"Pertandingan hari ini di gim pertama kami sudah sangat nyaman, sudah menemukan pola permainan yang tepat. Tapi di gim kedua yang seharusnya bisa lebih enak karena posisi menang angin malah jadi berubah polanya dan membuat lawan bisa lebih percaya diri," tambahnya.

Kemudian di gim penentuan, Rian/Yeremia sebenarnya sempat menjaga asa untuk mencuri kemenangan. Mereka mampu memberikan perlawanan sengit sebelum interval.

Selain itu, Rian/Yeremia juga berhasil mengejar ketertinggalan dari 14-20 menjadi 20-20. Sayang saat poin kritis, mereka pada akhirnya kandas.

"Di gim ketiga setelah interval, lagi-lagi kami belum bisa menemukan pola yang tepat di sisi lapangan itu. Masih bingung cara bermainnya harus seperti apa. Setelah tertinggal jauh, kami coba bermain lebih fokus dan nothing to lose saja," terang Yeremia.

"Main dari servis lalu sambungan bola kedua dan ketiganya harus siap. Sayang setelah setting kami tidak bisa terus memanfaatkan momentum," tambahnya.

Lebih lanjut, baik Rian maupun Yeremia mengungkap kesannya masing-masing. Sebab ini pertama kali keduanya bermain bersama sebagai pasangan di turnamen internasional.

Rian sebelumnya berpasangan dengan Fajar Alfian. Bahkan mereka sudah bersama sejak 2014. Sedangkan Yeremia, sebelumnya menggandeng Rahmat Hidayat, dan pernah juga dengan Pramudya Kusuma Wardana.

"Rasanya pasti ada yang berbeda, ini pengalaman baru untuk saya bisa bermain dengan selain Fajar di turnamen resmi. Namanya pemain ganda harus siap dengan perubahan pasangan. Fokus dan persiapan saya terus meningkatkan secara individu," tutur Rian.

"Senang bisa duet dengan mas Rian. Kami bisa langsung klop karena percaya satu sama lain dan ini juga karena sejak dulu ganda putra kan di latihan selalu diputar pasangannya jadi sedikit banyak sudah tahu di lapangan seperti apa," kata Yeremia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore