Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menyapa para supporter usai pertandingan pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebanyak enam wakil Indonesia melaju ke babak perempat final Indonesia Masters 2025. Namun, empat delegasi lainnya harus tertahan di turnamen BWF World Tour Super 500 itu.
Harapan Indonesia tetap menyala dengan tampil di hadapan pendukung sendiri. Pada pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (23/1), Merah-Putih menempatkan semua wakilnya di setiap sektor.
Di tunggal putra, Jonatan Christie kembali menunjukkan kelasnya. Dalam laga sengit melawan Lin Chun-Yi dari Taiwan, ia berhasil menutup pertandingan dengan skor 21-9, 10-21, 21-15.
Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani tampil gemilang saat melibas Kaoru Sugiyama dari Jepang dengan kemenangan straight game, 21-16, 21-16.
Tak ketinggalan, Gregoria Mariska Tunjung harus berjuang lebih keras dalam tiga game melawan Lin Hsiang Ti asal Taiwan. Meski sempat kehilangan set kedua, Gregoria bangkit dan memastikan kemenangan 21-13, 15-21, 21-14.
Kesuksesan dua sektor membuat sektor ganda tak mau kalah. Pasangan ganda putra nomor satu Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, sukses menumbangkan Low Hang Yee/Ng Eng Cheong dari Malaysia dalam pertarungan tiga game, 16-21, 21-7, 21-16.
Di sektor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi mendominasi penuh pertandingan melawan pasangan Polandia, Paulina Hankiewicz/Kornelia Marczak, dengan skor telak 21-8, 21-8.
Sementara itu, di ganda campuran, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati harus bekerja keras sebelum akhirnya mengalahkan Gregory Mairs/Jenny Mairs dari Inggris, 21-18, 22-20.
Di tengah euforia kemenangan, ada cerita sedih yang menyelimuti babak kedua Indonesia Masters 2025. Legenda ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, harus menelan kekalahan dalam pertandingan terakhir mereka sebelum resmi pensiun.
Melawan pasangan Malaysia, Arif Junaidi/Yap Roy King, The Daddies tumbang dengan skor 13-21, 14-21. Meski langkah mereka terhenti, warisan perjuangan mereka tetap abadi di hati para pecinta bulutangkis.
Nasib serupa dialami pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin. Dalam pertandingan yang sangat ketat, mereka gagal menundukkan Kang Min-hyuk/Kim Won-ho dari Korea Selatan, dengan skor tipis 19-21, 19-21.
Sementara itu, di sektor ganda campuran, perjuangan keras Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga belum membuahkan hasil. Mereka harus mengakui keunggulan Chen Tang Jie/Toh Ee Wi asal Malaysia setelah melalui game pertama yang mendebarkan, 22-24, sebelum menyerah di game kedua, 14-21.
Pasangan muda lainnya di nomor ganda campuran, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, juga harus merelakan tempat mereka di babak berikutnya setelah takluk dari Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie, pasangan tangguh Malaysia, dengan skor 16-21, 9-21.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
