
Presiden Prabowo Subianto meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Senin (12/1)/(Istimewa).
JawaPos.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri peringatan Harlah ke-100 NU di Istora Senayan, Jakarta Selatan (Jaksel) hari ini (31/1). Tidak sendirian, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga dijadwalkan hadir dalam agenda seabad NU tersebut.
Keterangan itu disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf. Ulama yang akrab dipanggil Gus Yahya itu menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengirimkan undangan kepada Presiden Prabowo dan seluruh menteri Kabinet Merah Putih untuk datang secara langsung dalam kegiatan hari ini.
”Kami sudah mengirim undangan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, juga kepada seluruh menteri kabinet dan pimpinan-pimpinan badan serta lembaga,” ungkap dia dikutip pada Sabtu (31/1).
Tidak hanya pejabat negara, duta besar (dubes) dari berbagai negara sahabat Indonesia juga sudah diundang oleh PBNU untuk turut hadir dalam Harlah ke-100 NU hari ini. Gus Yahya berharap seluruh undangan dapat hadir bersama-sama dalam salah satu agenda penting PBNU tersebut.
”Mudah-mudahan bapak presiden tidak berhalangan, juga bisa hadir bersama-sama kami. Hal-hal yang sifatnya teknis sudah dikoordinasikan, termasuk dengan Paspampres,” imbuhnya.
Sejauh ini, beberapa menteri yang sudah tampak hadir adalah Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, dan tokoh politik seperti Ketum PPP Mardiono sudah berada di Istora Senayan.
Untuk memperingati Harlah ke-100 NU, PBNU juga memperkirakan sebanyak 10 ribu peserta akan memadati Istora Senayan. Mereka datang dari seluruh wilayah Indonesia. Khusus untuk peringatan seabad organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mengangkat tema Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia.
Menurut Gus Yahya, gagasan itu sejalan dengan visi proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang juga selaras dengan visi NU. Yakni memperjuangkan peradaban yang mulia bagi seluruh umat Manusia.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
