530 pecatur dari 28 provinsi bersaing pada Kejurnas Catur Junior VI 2024 yang digelar di Depok, 8-15 November. (Istimewa)
JawaPos.com–Sebanyak 530 pecatur dari 28 provinsi di Indonesia bersaing pada Kejurnas Catur Junior VI 2024. Kompetisi dilaksanakan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Bojongsari, Depok, 8-15 November.
Tercatat, Jawa Barat menjadi kontingen terbanyak dengan jumlah atlet sebanyak 82 pecatur. Kemudian disusul DKI Jakarta 71 pecatur dan Jawa Timur 69 atlet. Mereka akan bertanding catur standar menggunakan sistem Swiss sembilan babak.
Pembukaan digelar pada Jumat (8/11) malam dihadiri Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat, dan Anggota DPD RI Komeng.
Utut Adianto menyampaikan, biasanya penyelenggaraan Kejurnas level junior dibarengkan dengan senior. Namun karena ada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, pelaksanaannya dipisah.
”Sesungguhnya Kejurnas dilaksanakan di hari libur yang sudah dijadwalkan di Manado, karena satu hal lain belum berhasil dilaksanakan. Sekarang kita laksanakan sebaik-baiknya dengan standar internasional dan wasit dengan kualifikasi terbaik,” ungkap Utut.
Utut yang juga Anggota DPR RI Fraksi PDIP ini juga menjelaskan alasan kategori usia yang diperlombakan. Ajang ini mempertandingkan kelompok umur mulai 7 tahun (KU-7), KU-9, KU-11, KU-13, KU-15, KU-17, dan KU-19.
”Kenapa kelompok umur ganjil, gak genap, karena di dunianya (perlombakan usia genap). Jadi di sini ganjil. Juara Kejurnas kali ini, juara satunya dikirim ke ASEAN atas biaya PB Percasi,” tandas Utut.
Sementara itu, Wamenpora Taufik Hidayat memberikan apresiasi kepada PB Percasi pimpinan Utut Adianto yang bersedia menggelar Kejurnas kali ini. Ajang ini bisa bermanfaat bagi para atlet untuk mengasah kemampuan.
”Ini adalah wadah penting untuk melahirkan talenta catur, tidak hanya tingkat nasional tapi internasional,” ujar Taufik.
Sebagai mantan atlet, Taufik sangat mengerti kondisi olahraga Indonesia yang minim anggaran tanpa ada bantuan dari berbagai pihak. Karena itu, Kemenpora siap men-support PB Percasi jika dimungkinkan untuk membantunya.
”Saya di Wamenpora baru, saya akan lebih aktif dan lebih berkomunikasi lagi dengan Pak Ketua (Utut Adianto), apa yang bisa dimaksimalkan di Percasi ini,” jelas Taufik.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
