
Bagas/Fikri saat tampil di final Thailand Open. Mereka kini menembus semifinal French Open 2023.
JawaPos.com – Ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri mengatakan bahwa keberhasilan mencapai babak semifinal French Open 2023 terletak pada kekuatan mental mereka, yang mendorong untuk terus berjuang meski kondisi fisik tak lagi prima.
"Kondisi kami memang menurun, tapi ketika ada keyakinan pada diri. Kami pasti bisa terus melangkah. Ini rasanya menjadi kunci bisa kembali ke semifinal. Kalau sudah yakin dan percaya diri, capeknya terasa berkurang," kata Fikri melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta, Sabtu (28/10).
Hal tersebut mereka utarakan setelah melalui perempat final turnamen BWF Super 750 itu, menghadapi ganda putra Denmark Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard yang berakhir dengan kemenangan, Jumat (27/10) malam waktu Rennes, Prancis.
Dalam laga yang menjadi pertemuan perdana kedua pemain tersebut, ganda putra peringkat 12 itu menang dua gim langsung 21-11, 21-17 atas Rasmus/Frederik yang bertengger pada peringkat 25 dunia.
"Ini pertemuan pertama kami dengan mereka, jadi kami main menggunakan pola kami sendiri dan berhasil. Yang penting jangan mati sendiri," Bagas meyebutkan.
Bagas/Fikri sejak awal pertandingan memang merancang untuk bermain dengan tempo lambat kontra Rasmus/Frederik. Berdasarkan pada pengamatan mereka terhadap lawan dari laga sebelumnya, sebisa mungkin harus bermain tidak terburu-buru agar tidak mengikuti pola lawan.
"Pasangan Denmark tadi bermain cepat, kami menonton mereka mengalahkan Liang/Wang (Tiongkok) kemarin. Jadi itu yang coba diredam, bagaimana agar tidak bermain dengan tempo yang mereka inginkan," tutur Fikri.
Alhasil, Bagas/Fikri mampu menciptakan poin demi poin tanpa kendala berarti pada gim pertama.
Rasmus/Frederik sekuat tenaga memaksa duo Indonesia untuk bermain cepat dengan menyajikan drive, namun hal itu tidak dilayani dengan seketika oleh Bagas/Fikri.
Bagas/Fikri berusaha sabar dan melayani pengembalian pukulan dengan tenang, sampai akhirnya mencari celah untuk menyerang balik saat pertahanan lawan longgar.
Saat berganti posisi lapangan di gim kedua, Rasmus/Frederik meningkatkan serangan pada Bagas/Fikri. Persaingan ketat sempat terjadi pada pertengahan gim, di mana duo Denmark beberapa kali menyamakan poin pada skor 10-10, 11-11, dan 14-14.
Namun, Bagas/Fikri masih konsisten dengan pola seperti gim pertama, dan akhirnya bisa merebut empat poin beruntun meski harus bersusah payah.
Keunggulan tersebut tak terkejar oleh Rasmus/Frederik hingga pertandingan tuntas pada menit ke-38.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
