Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2023 | 16.54 WIB

Ganda Putra Lebih Pede di Badminton Asia Championships

 

Daniel Marthin (depan) dan Leo Rolly Carnando (belakang) bertanding melawan ganda putra Jepang Takura Hoki dan Yugo Kobayashi pada Indonesia Masters 2023 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (28/1/2023).

JawaPos.com Badminton Asia Championships (BAC) 2023 berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 25–30 April 2023. Berdasar undian kemarin (11/4), jalur terjal bakal dihadapi wakil-wakil Indonesia. Tunggal putra, misalnya. Jonatan Christie sudah ditantang pebulu tangkis Tiongkok Shi Yu Qi.

Jojo –sapaan Jonatan– kerap kesulitan ketika menghadapi Shi Yu Qi. Secara head-to-head, Jojo masih unggul dengan 6-4. Terakhir keduanya bertemu di Indonesia Masters 2019 dengan kemenangan Jojo (21-13, 15-21, 21-19).

Di ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus menghadapi unggulan kedua asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Pasangan berjuluk The Babies itu sebelumnya mengalahkan Aaron/Soh di babak pertama All England 2023 dengan skor 21-18, 14-21, 21-13.

Kemenangan tersebut seperti pecah telur dan membuat head-to-head menjadi 1-4.

Namun, yang menjadi catatan adalah performa LeoNil –akronim Leo/Daniel– yang kurang maksimal di tur Eropa. Mereka hanya mencapai perempat final All England, babak 32 besar Swiss Open dan Spain Masters, lalu semifinal Orleans Masters.

Kondisi itu terbilang menurun jika melihat catatan prestasi LeoNil yang berhasil juara Indonesia Masters dan Thailand Masters. Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi menyebutkan adanya beberapa evaluasi dari para pemainnya. Termasuk LeoNil.

Salah satu kekurangan para pemain mudanya adalah belum bisa mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dalam tempo beberapa detik. ’’Apalagi, permainan pemain Indonesia terus dibaca lawan dari negara lain,’’ ujarnya.

Namun, untuk ketenangan, Herry mulai puas. Pasalnya, pemain sudah bisa mengendalikan diri. ’’Meski masih ada sedikit kekurangan saat menjelang akhir game,’’ kata Herry.

Di tur Eropa sebelumnya, ganda putra Indonesia hanya meraih satu gelar juara di All England lewat Fajar Alfian/Rian Ardianto. Namun, pelatih yang kerap dijuluki Coach Naga Api itu lebih optimistis ketika pemainnya tampil di BAC.

Sebab, kondisi fisik para pemainnya bakal lebih prima ketimbang di tur Eropa, yang bermain di empat kejuaraan beruntun selama empat pekan.

Secara bagan, empat wakil ganda putra juga terpisah. Ini membuat kans untuk menciptakan all Indonesian final terbuka. Ganda putra Indonesia sendiri berstatus juara bertahan setelah Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan juara. Namun, pasangan berakronim PraYer itu tidak lolos tahun ini lantaran ranking-nya menurun. 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore