
HARUS ISOLASI: Dari kiri, M. Ahsan, Hendra Setiawan, dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo hanya bertanding sekali di All England 2021. (WORLD TOUR SUPER 1000)
JawaPos.com – Langkah ganda putra Indonesia untuk berebut medali di Olimpiade Tokyo 2020 tidak akan mudah. Serupa dengan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang berada di grup A bersama pasangan Lee Yang/Wang Chi-lin, M. Ahsan/Hendra Setiawan juga menghadapi tantangan yang tak kalah berat.
Pasangan yang dijuluki The Daddies itu tergabung di grup D. Berada satu grup dengan pasangan nomor satu Malaysia Aaron Chia/Soh Woi Yik. Kemudian, ada pula ganda putra andalan Korea Selatan Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae serta wakil Kanada Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura.
Pelatih Herry Iman Pierngadi mengatakan, siapa pun lawannya, yang lebih penting adalah kesiapan diri sendiri. Jika menilik hasil undian pada sektor ganda putra, dia tetap optimistis anak asuhnya bisa lolos dari fase grup. ’’Tinggal bagaimana menyiapkan strateginya,’’ kata Herry IP.
Ahsan mengakui persaingan di grup D memang cukup berat. Meski begitu, dia tetap percaya bahwa masing-masing pasangan punya kans sama besar untuk lolos ke babak selanjutnya.
Dari rekor pertemuan dengan calon-calon lawannya di grup D, Ahsan/Hendra memang punya kelebihan dan kekuarangan tersendiri. Mereka unggul head-to-head 6-1 atas Chia/Soh. Pada pertemuan terakhir di penyisihan grup World Tour Finals (WTF) 2020 lalu, Ahsan/Hendra memenangkan pertandingan dalam rubber game 18-21, 21-17, 21-11.
Menghadapi Choi/Seo, Ahsan/Hendra juga cukup kesulitan. Setelah tiga kekalahan beruntun, The Daddies baru sekali menang atas Choi/Seo. Kemenangan itu terjadi saat pertemuan mereka pada semifinal WTF 2020 dengan 23-21, 21-13.
Namun, Ahsan/Hendra tidak terlalu memusingkan rekor pertemuan dengan Choi/Seo. Pernah mengalahkan Choi/Seo menjadi kunci penting dalam pertemuan mereka selanjutnya.
Dengan pasangan Ho-Shue/Yakura, ajang Olimpiade Tokyo akan mempertemukan mereka untuk kali pertama. The Daddies pun pantang menganggap remeh pasangan ranking ke-45 dunia itu.
”Setiap lawan punya pola permainan sendiri. Cara melawannya pun berbeda-beda. Sebelum sampai ke sana, kami mau fokus dulu untuk persiapan masing-masing,’’ sambung Ahsan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
