
Sejumlah pemain Sadang MHS Lamongan saat berlatih dikawasan Paciran Lamongan Jawa Timur, kemarin, Jumat (17/1/2020).FOTO:Dipta Wahyu/Jawa Pos
JawaPos.com – Banyak hal baru yang akan hadir pada Proliga 2020. Turnamen yang bakal dibuka di Pekanbaru akhir pekan ini (24–26/1) itu diklaim berbeda dengan musim-musim sebelumnya. PP PBVSI sebagai penyelenggara telah menyiapkan sederet gimmick menarik. Namun, yang paling utama, tentu saja tim-tim peserta.
Ya, ada dua wajah baru di Proliga musim ini. Pertama, sebenarnya nama lama, tapi kemasan baru. Yakni, Gresik Petrokimia. Tim putri ini bakal berisi pemain-pemain muda Jawa Timur yang tergabung dalam puslatda KONI Jatim. Mereka disiapkan untuk terjun di PON 2020 Papua.
Proliga bakal jadi ladang uji coba mereka.
Tim kedualah yang benar-benar baru: Lamongan Sadang MHS. Debutan ini punya ambisi besar. Terlihat dari pemain-pemain yang dikumpulkan. Salah satunya mantan bintang Surabaya Bhayangkara Samator Machfud Nurcahyadi. Plus ada dua pemain timnas veteran SEA Games 2019.
Top, bukan?
Selain tim baru, tim-tim lama pun dipercaya akan lebih banyak menggunakan amunisi baru. Yakni, pemain-pemain muda. Beberapa tim sudah berkomitmen menjalankan regenerasi. Tidak melulu menggantungkan diri pada pemain berpengalaman. Hal itu, salah satunya, diungkapkan Jakarta BNI 46. ’’Saya ingin pemain Indonesia ada perubahan,’’ kata Iman Agus Faisal, ketua umum tim BNI 46.
Iman melanjutkan, timnya hanya punya empat pemain nasional. Ditambah seorang pemain asing yang berposisi setter. ’’Mudah-mudahan adanya setter asing ini bisa memberikan gairah kepada pemain Indonesia gimana caranya main level internasional,’’ paparnya.
Direktur Proliga Hanny Sukatty mengakui, keberadaan pemain junior itu dipicu kehadiran Jakarta Garuda. Tim debutan yang dibentuk PP PBVSI musim lalu itu sukses jadi kejutan. Minim pengalaman, bahkan banyak yang baru pertama menjajal laga Proliga. Tetapi, mereka sudah bisa mengimbangi tim-tim besar yang didominasi pemain timnas.
’’Dari situ, tim-tim terbuka bahwa pemain muda ini bukan suatu hal yang kalau dipasang bakal grogi, tapi malah semangat. Sekarang banyak pemain Jakarta Garuda yang ditarik tim-tim lain,’’ ungkap Hanny.
Apa Saja Yang Baru?
Anthem Proliga
Sebagai kompetisi bola voli kasta tertinggi Indonesia, Proliga memang tidak memiliki anthem khusus. Jeda antarset maupun timeout sering kali diisi jingle sponsor.
Komik Mingguan
Komik seputar dunia voli ini akan diunggah dalam akun media sosial resmi Proliga. Ini adalah upaya untuk mendekatkan voli dengan kalangan milenial.
Bola Standar Olimpiade
Ini kali pertama Proliga menggunakan bola yang mengikuti standar Olimpiade.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
