Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 November 2019 | 01.19 WIB

Tetap Jadi Andalan Indonesia Berburu Dua Emas

Christopher Rungkat saat melawan petenis DKI Jakarta, Claudio Lumanau pada gelaran BNI Tennis Open 2019 di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Selasa 19/11/19.Christo tergabung dalam skuad tenis yang akan berangkat ke SEA Games Filipina. Foto: Chandra Satwika/Ja - Image

Christopher Rungkat saat melawan petenis DKI Jakarta, Claudio Lumanau pada gelaran BNI Tennis Open 2019 di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Selasa 19/11/19.Christo tergabung dalam skuad tenis yang akan berangkat ke SEA Games Filipina. Foto: Chandra Satwika/Ja

JawaPos.com – Status Christopher Rungkat sebagai petenis putra terbaik Indonesia belum tergoyahkan. Dia menjuarai Tennis Open 2019 setelah membabat juniornya, M. Rifqi Fitradi, di final. Pada laga yang berlangsung di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, Christo menang straight set 6-4, 6-4.

Christo mengaku kaget dengan penampilan Rifqi. Meski berbeda level, Rifqi mampu menampilkan perlawanan dengan cukup baik. Hal itu membuat Christo sedikit kerepotan pada babak awal.

’’Di luar ekspektasi saya, ya. Saya lihat dia (Riqfi, Red) sangat banyak kemajuan. Untuk pemain muda, dia punya modal bagus,’’ imbuh peraih emas ganda campuran Asian Games 2018 itu.

Dengan hasil tersebut, petenis berusia 29 tahun itu tidak kehilangan satu set pun selama turnamen berlangsung. Itu juga kali pertama Christo turun dalam nomor single sejak Mei 2018. Saat itu dia mengikuti Busan Challanger di Korea Selatan dan hanya sampai babak kualifikasi.

’’Sebenarnya cukup terkejut, sih. Setelah lama tidak main nomor tunggal, ini berbeda sekali. Mulai kemarin sudah membiasakan main tunggal lagi,’’ ungkap Christo yang menempati ranking 241 dunia ATP itu.

Selanjutnya, Christo akan menjadi tumpuan Merah Putih dalam SEA Games 2019. Dia berpotensi turun pada nomor tunggal dan ganda campuran bersama Aldila Sutjiadi. Duet Christo/Aldila diharapkan bisa mengulang kesuksesan di Asian Games 2018.

’’Tentu kami mengincar emas. Saya lihat Aldila juga main bagus di turnamen profesional. Percaya diri pasti bisa. Saya akan berusaha. Persaingan akan kuat dengan Thailand, Vietnam, tentu tuan rumah juga,’’ kata pemain kelahiran 14 Januari 1990 itu.

Sementara itu, Aldila Sutjiadi juga meraih capaian yang sama kemarin. Dia menyabet gelar Tennis Open 2019 pada nomor tunggal putri setelah mengalahkan Fadona Titalyana Kusumawati 6-1, 6-3.

’’Gelar ini jadi modal berharga sebelum bertolak ke Filipina. Ini lanjutan yang bagus selama mengikuti turnamen internasional sebelumnya. Soal target SEA Games, tentu saya ingin membawa pulang emas untuk Indonesia. Bukan hanya nomor ganda, tapi dari tunggal juga,’’ ujar Aldila.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore