Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 September 2019 | 20.28 WIB

Setelah Formula E dan Reli Dakar, F1 Juga Akan Mampir ke Arab Saudi

Saudi women take photographs with their mobile phones pior to the 2018 Saudia Ad Diriyah E-Prix Formula E Championship in Riyadh, on December 15, 2018 in Riyadh.  FAYEZ NURELDINE / AFP - Image

Saudi women take photographs with their mobile phones pior to the 2018 Saudia Ad Diriyah E-Prix Formula E Championship in Riyadh, on December 15, 2018 in Riyadh. FAYEZ NURELDINE / AFP

JawaPos.com-Gelaran Formula E menjadi pembuka gerbang bagi ajang balapan kelas dunia lain untuk singgah ke Arab Saudi. Pada musim 2018-19, untuk kali pertama, E-prix berlangsung di Sirkuit Jalanan Riyadh. Itu adalah debut balapan formula elektrik pertama di Timur Tengah.

Penetrasi otoritas Arab Saudi kepada penyelenggaraan ajang olahraga bergengsi di dunia memang cukup kencang.

Selain itu, Reli Dakar dipastikan untuk kali pertama berlangsung di Arab Saudi pada musim 2020 mendatang.

Tahun depan Reli Dakar bakal diawali pada 5 Januari di Jeddah. Melintasi gurun pasir Rub Al Khali sepanjang 9.000 kilometer dan berakhir di Al Qiddiya dua pekan kemudian. Total ada 12 etape. Salah satu yang ditunggu adalah kabar turut sertanya juara dunia F1 dua kali, Fernando Alonso.

Bahkan, race Formula 1 juga dikabarkan tinggal menunggu kepastian. Rencananya, Arab Saudi akan menjadi tuan rumah pada musim 2021. Liberty Media sebagai penyelenggara F1, tengah menimbang terkait agenda itu.

Namun, rencana memasukkan satu seri ke Arab Saudi memunculkan pro-kontra dari berbagai pihak.

Salah satunya terkait masalah hak asasi manusia dan kebebasan pers. Pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi, Istanbul Oktober tahun lalu menjadi salah satu pemicunya. Pembelian senjata dalam skala besar oleh pemerintah Arab Saudi saat krisis di Yaman juga menjadi alasan lainnya.

Namun, berakhirnya larangan mengemudi bagi perempuan di Arab Saudi menjadi sinyal positif akan bergulirnya balapan F1 di sana. Tahun lalu, Aseel Al-Hamad, perempuan pertama Arab Saudi mengaspal dalam satu lap di Sirkuit Le Castellet sebelum GP Prancis.

Dia sangat bersyukur era baru perempuan boleh mengemudi di Arab Saudi dimulai. "Itu juga menjadi kelahiran kiprah perempuan di pentas motorsport Arab Saudi," katanya.

Selain ajang balap dunia, Arab Saudi juga sudah menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi lainnya. Salah satunya yakni Supercoppa Italiana 2018 yang mempertemukan Juventus dengan AC Milan di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Tahun ini, ajang yang sama juga berlangsung di Arab Saudi.

Arab Saudi bersama Bahrain, dan Uni Emirat Arab juga mengajukan proposal untuk menjadi tuan rumah World Cup U-20 pada 2021 mendatang. Gabungan tiga negara itu akan melawan kandidat lain yakni Brasil, Peru dan Indonesia.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore