
Falando Cortez pemain Flying Weel Makasar saat beraksi melawan Satya Wacana Salatiga dalam pertandingan Jawa Pos Honda Pro Tournament 2016 yang berlangsung di DBL Arena Surabaya.
JawaPos.com - Setelah terancam gagal melangkah ke semifinal, Flying Wheel Makassar justru menjadi juara grup B. Kepastian itu baru didapat setelah semalam tim tersebut berhasil menumbangkan Flow Satya Wacana Salatiga 81-62.
Namun, euforia menembus empat besar harus segera diakhiri. Sore nanti tim asuhan Suharto Sudarju itu sudah harus berduel dengan tim kuat lain, Stadium Jakarta.
Small forward Flying Wheel Andy "Batam" Poedjakesuma mengatakan, target awal timnya datang ke Jawa Pos-Honda Pro Tournament 2016 adalah mencapai semifinal. Lalu, ketika target itu berhasil diraih, Flying Wheel kini bertekad menapaki tangga yang lebih tinggi. "Kami akan coba ambil gamebesok (hari ini, Red) dengan kerja keras," ucap Batam.
Mantan pemain Pelita Jaya Jakarta itu juga mengatakan, Stadium punya barisan big man yang harus diwaspadai. Karena itu, timnya berusaha mempertebal penjagaan di area dalam.
Hal senada disampaikan head coach Flying Wheel Suharto. Dia menuturkan bahwa timnya ingin terus melaju. "Saya sebagai pelatih dan mantan pemain tidak pernah mengenal kata nomor dua. Buat apa jauh-jauh kami datang (dari Makassar, Red) kalau tidak juara? Kami akan berusaha semaksimal mungkin," ucapnya.
Di lain sisi, head coach Stadium Rastafari Horongbala mengatakan bahwa timnya sudah sangat siap tempur. Meski harus melawan tim yang punya duo pemain asing, yakni Falando Cortez Jones dan Tony Jamaal Freeland, Stadium tidak akan gentar.
Di game kelima kemarin, Stadium meraih kemenangan keempat dengan menggasak Nusanet LT-Men Go Skate Surabaya 85-47. Di laga tersebut, tim itu tidak diperkuat power forward Pringgo Regowo yang sengaja diistirahatkan.
Meski demikian, Stadium tetap panas. Small forward Abraham Damar menjadi pemain paling moncer dengan donasi 16 poin. Diikuti point guard Jeremiah Eliza Ranti yang mengemas 13 angka. Small forward Raymond Shariputra juga mencetak double-digit dengan raihan 11 angka.
Center Valentino Wuwungan menyatakan siap kembali berduel keras di paint area dengan pemain asing lawan. Hal serupa dia rasakan saat Stadium bertemu dengan Aspac dan Pacific Caesar Surabaya di babak penyisihan lalu. "Kami tidak akan gentar. Semua kami berikan untuk tim di turnamen ini," ucapnya.
Abdurachman, asisten pelatih Stadium, mengatakan bahwa timnya telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Flying Wheel. "Tinggal kami matangkan di latihan terakhir besok (pagi ini, Red)," ucapnya. (irr/c11/nur)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
