Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Januari 2020 | 23.08 WIB

Ke Semifinal, The Daddies Sikat Ganda No 1 dan 2 Taiwan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Akhir tahun lalu, Hendra Setiawan sudah mulai menghitung proyeksi peluangnya sepanjang 2020.

Jika sampai 26 April mendatang, dia dan Mohammad Ahsan mampu minimal mencapai semifinal dalam tiap turnamen, maka posisi lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 sudah aman. Walaupun pada akhirnya, yang menentukan siapa dua pasangan yang berangkat adalah PP PBSI.

Dan target empat besar pertama tahun ini, terealisasi dengan baik.

Hari ini (10/1), Hendra/Ahsan lolos ke semifinal pembuka 2020, Malaysia Masters. Pada perempat final di Axiata Arena, Kuala Lumpur, The Daddies mengalahkan ganda nomor satu Taiwan Wang Chi-lin/Lee Yang dalam rubber game yang berakhir 20-22, 21-18, dan 21-19.

Artinya dalam dua hari beruntun, Hendra/Ahsan berhasil menyingkirkan ganda nomor satu dan dua Taiwan. Kemarin (9/1), pasangan nomor dua dunia itu menggasak Liao Min-chun/Su Ching-heng dalam dua game langsung 21-11, 21-15.

''Hari ini saya rasa kualitas lawan seimbang, ya. Kami nggak boleh lengah sedikitpun karena mereka punya pola yang bagus dan power yang bagus. Makanya ketika kami bisa unggul, mereka bisa balikin,'' kata Ahsan kepada wartawan ketika ditemui di mixed zone Malaysia Masters 2020.

Pada game pertama, Hendra/Ahsan sempat memimpin 19-17. Namun, Wang/Lee mampu mencetak tiga angka beruntun dan berbalik unggul 20-19. Pertandingan memasuki adu setting. Sayang, Hendra/Ahsan lantas kehilangan game pertama.

Kekalahan pada game pertama, justru membuat Hendra/Ahsan semakin fokus pada game kedua. Mereka unggul jauh sampai 19-9. Tetapi, ternyata, skor itu agak membuat juara dunia tiga kali tersebut lengah.

Wang/Lee mengejar hingga hanya tertinggal 18-20. Untung, Hendra/Ahsan bisa mencetak satu angka penutup dan membuat kedudukan sama kuat 1-1.

''Pada game kedua itu kami bisa megang depannya. Namun, pada akhir-akhir, agak kendur,'' aku Hendra.

Pada game ketiga, Hendra menambahkan bahwa mereka mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Pertandingan lebih ketat. Namun pada momen sama kuat 16-16, Hendra/Ahsan terus melaju, tak pernah kehilangan angka, dan akhirnya menang.

Di turnamen puncak akhir tahun 2019 alias BWF World Tour Finals (WTF), Hendra/Ahsan dua kali bertemu dengan Wang/Lee. Hasilnya 1-1. Mereka kalah di penyisihan grup. Namun membalas di semifinal dan bablas menjadi juara.

Kemenangan hari ini memang jauh lebih sulit ketimbang hasil semifinal WTF. Saat itu, Hendra/Ahsan memukul Wang/Lee dengan skor telak 21-14, 21-9. ''Saya kira mereka lebih bersiap. Mereka nggak mau kalah dengan mudah. Tetap fight,'' kata Ahsan.

Saat ditanya bagaimana menjaga konsistensi karena tahun lalu mereka tampil sangat bagus dengan 11 kali menembus final (empat juara), Hendra mengatakan kuncinya adalah konsentrasi tingkat tinggi.

''Walau tahun lalu hasilnya bagus, kami memang lebih fokus tahun ini karena ini sudah mendekati akhir dari kualifikasi Olimpiade,'' kata Hendra.

Pada semifinal besok (11/1), Hendra/Ahsan akan menghadapi ganda putra nomor satu Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen. Mereka berhasil mengalahkan Akira Koga/Taichi Saito asal Jepang dengan skor 21-12, 21-15.

Dengan hasil ini, Indonesia punya dua wakil di semifinal Malaysia Masters 2020.

Sebab dua ganda putra nasional Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan berhadapan dengan rekan satu pelatnas Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore