Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Desember 2019 | 23.54 WIB

Sektor Putra Dibebani Dua Emas Lagi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com-Nomor beregu cabor bulu tangkis sudah tuntas. Hari ini, nomor perorangan mulai digelar. Indonesia membidik setidaknya dua emas lagi.

Semua masih dibebankan kepada sektor putra, baik tunggal maupun ganda. Di nomor tunggal, kita menerjunkan Shesar Hiren Rhustavito dan Firman Abdul Kholik. Nomor ganda diwakili Fajar Alfian/M. Rian Ardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Hari ini, Shesar lolos ke perempat final, menang mudah atas Leng Sopheaktra dari Kamboja dengan skor 21-4, 21-11. Sayang, Firman tak berhasil mengikuti jejak Shesar. Dia dikalahkan unggulan keempat asal Thailand Sitthikom Thammasin dengan skor 21-9, 21-17.

Kegagalan Fajar/Rian menyumbang poin pada partai final nomor beregu cukup mengkhawatirkan. Namun, hal itu tidak membuat PP PBSI batal membebankan target emas kepada peraih perak Asian Games 2018 tersebut. Fajar/Rian adalah unggulan pertama ganda putra SEA Games 2019.

”Walaupun kalah, tetap jago,” kata Eddy Prayitno, manajer tim bulu tangkis Indonesia di SEA Games 2019, kemarin. ”Mereka sudah juara Korea Open (super 500, September lalu, Red). Itu bikin mereka lebih pede. Kami tetap optimistis. Kalah menang, tetap kami bertumpu pada Fajar/Rian,” imbuh dia.

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi sepakat dengan Eddy. Dia tetap percaya diri untuk peluang di nomor individual. ”Kan kalau kita lihat kekuatan antara Indonesia dan Malaysia, kita saling bersainglah. Sebagai coach ganda putra, saya maunya medali emas,” tegas Herry.

Sebagai unggulan pertama, Fajar/Rian mendapat bye. Langsung tembus ke perempat final. Calon lawan yang mungkin dihadapi adalah pasangan Thailand Bodin Isara/Maneepong Jongjit. Ada jeda waktu sehari untuk recovery dan mematangkan strategi. Isara/Jongjit ini pasangan yang dikalahkan Fajar/Rian pada nomor beregu.

”Kami lebih persiapan untuk diri sendiri dulu. Harus lebih siap karena sudah tahu musuh-musuhnya,” jelas Rian. ”Dapat unggulan pertama dijadikan motivasi aja. Kalau jadi beban, malah bumerang. Lebih fokus ke diri sendiri supaya jangan gampang mati sendiri,” lanjut dia.

Di sisi lain, terjadi perubahan di sektor tunggal putri. Fitriani tidak jadi dipasang, digantikan Ruselli Hartawan. Alasannya,Fitriani mengalami cedera engkel.

Namun, bisa saja keputusan tersebut didasarkan pada hasil yang dicatatkan Fitriani dalam tiga laga di nomor beregu. Ruselli hari ini akan menghadapi unggulan ketiga Yeo Jia Min. Melihat rekor head-to-head, Ruselli unggul 3-1 atas pemain Singapura tersebut.

Dan benar saja, Ruselli menang karena Yeo retired dalam kedudukan 21-16, 22-24, dan 19-9.

”Ini atas keputusan tim pelatih. Kami tetap kejar emas dari sektor tunggal putri,” jelas Eddy.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore