
Pelatih timnas Futsal Indonesia Hector Souto Vazquez pada pertandingan melawan Kirgistan di grup A AFC Futsal Asian Cup 2026 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto memberikan komentar pertamanya setelah pertandingan final Piala Asia Futsal 2026. Ia jadi sosok kunci yang mengantar skuad Garuda menjadi runner-up untuk kali pertama sepanjang sejarah.
Timnas Futsal Indonesia telah menuntaskan perjuangannya di Piala Asia Futsal 2026 dengan penuh perjuangan. Skuad Garuda mengerahkan kemampuan terbaik meski pada akhirnya harus kalah dari Iran dam partai puncak yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta pada Sabtu (7/2).
Pasukan Hector Souto harus mengakui ketangguhan dan keberuntungan Iran lewat drama adu penalti. Indonesia kalah dengan skor 4-5 dalam babak adu tos-tosan, setelah bermain sama kuat 5-5 dalam duel 50 menit.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain kami. Karena mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujar Hector Souto dalam konferensi pers pascalaga.
"Mereka telah bekerja sangat keras sejak lama bersama saya, beberapa dari mereka selama bertahun-tahun, beberapa dari mereka baru satu setengah tahun. Dan apa yang telah kita capai dalam waktu ini sungguh luar biasa. Bahkan bagi mereka," tambah dia.
Perjuangan Garuda di partai final lawan Iran memang luar biasa. Meski sempat tertinggal lebih dulu gegara gol Hossein Tayyebi di menit ketiga, Indonesia secara mengejutkan mampu berbalik unggul dan bahkan dengan skor 3-1.
Kedudukan itu tercipta berkat tiga gol cepat yang dicetak dalam waktu kurang lebih dua menit saja. Masing-masing lewat Reza Gunawan dan brace Israr Megantara. Iran kemudian sempat memperkecil kedudukan berkat gol Mahdi Karimi untuk membuat skor babak pertama 3-2.
Di babak kedua, Iran sempat menyamakan kedudukan jadi 3-3 lewat gol Saeid Ahmad Abbasi. Tapi Indonesia langsung merespons dengan unggul kembali berkat gol Samuel Eko. Namun di empat menit terakhir waktu normal, gawang Ahmad Habiebie kembali kebobolan lewat Mahdi Karimi sehingga hasil akhir babak kedua dengan skor 4-4.
Sementara pada babak extra time atau tambahan waktu, kedua tim sama-sama mencetak satu gol. Indonesia lewat Israr Megantara yang mencatatkan hattrick, sementara Iran melalui Salar Aghapour saat laga menyisakan satu menit.
Skor ketat juga berlanjut pada adu tos-tosan. Babak penentuan itu harus digulirkan hingga eksekutor keenam dengan skor 4-5 unruk kemenangan Iran.
"Jika seseorang memberi tahu mereka bahwa hari ini kita akan sampai di final dengan kemungkinan untuk menang dalam 40 menit, dengan kemungkinan untuk menang di babak tambahan, dan dengan kemungkinan untuk menang hingga adu penalti keenam, mungkin tidak ada yang percaya," kata Souto.
"Apa yang telah kita lakukan adalah mengharumkan nama Indonesia di seluruh dunia. Saya pikir hari ini di dunia, hanya satu negara yang menginginkan Iran menang (Iran sendiri), dan saya pikir di seluruh dunia negara-negara mendukung kita," imbuh dia.
Rasa bangga pun diutarakan oleh Hector Souto kepada Timnas Futsal Indonesia. Ia menyebut para pemainnya sudah berjuang sekuat tenaga meski belum berhasil juara.
"Dan saya sangat bangga dengan para pemain saya. Mereka telah berusaha sebaik mungkin. Tentu saja, kita perlu memperbaiki banyak hal, dan kita telah melakukan banyak kesalahan, tetapi hari ini bukanlah hari untuk membicarakan kesalahan," ucapnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
