
George Russell. (Crash)
JawaPos.com – George Russell tengah mengalami penundaan dalam penandatanganan kontrak baru dengan Mercedes.
Dilansir dari laman Crash pada Minggu (14/9), kontrak pembalap asal Inggris itu seharusnya diperpanjang untuk musim 2026 bersama rekan setimnya Kimi Antonelli.
Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari tim Mercedes mengenai kesepakatan tersebut.
Proses negosiasi yang berlangsung lama memunculkan spekulasi mengenai penyebab keterlambatan.
Salah satu isu yang mencuat adalah perbedaan pandangan terkait besaran gaji. Russell diyakini menginginkan nilai kontrak yang sebanding dengan pembalap top lainnya di Formula 1.
Meskipun bos tim Toto Wolff menegaskan Russell akan tetap menjadi bagian dari Mercedes, pembicaraan kontrak terus berlarut.
Mercedes sebelumnya sempat menjajaki kemungkinan merekrut Max Verstappen, namun pembalap Red Bull itu memastikan tetap bertahan di timnya. Situasi ini membuat masa depan jangka panjang Russell di Mercedes menjadi perhatian banyak pihak.
Perbandingan gaji dengan sesama pembalap papan atas, seperti Lando Norris, disebut menjadi faktor penting.
Russell merasa performanya setara dengan para pesaingnya dan layak mendapatkan bayaran setara. Sebagai pembalap utama Mercedes pasca-kepergian Lewis Hamilton, ia menilai kontribusinya semakin besar bagi tim.
Selain gaji, jadwal kegiatan sponsor juga dikabarkan menjadi bagian dari negosiasi. Tim Formula 1 memiliki banyak kewajiban kepada sponsor, termasuk permintaan kehadiran pembalap dalam berbagai acara.
Russell disebut berupaya mengurangi jumlah hari yang harus ia jalani untuk memenuhi kegiatan komersial tersebut.
Dalam kontrak pembalap Formula 1, kewajiban sponsor dapat mencapai hingga 60 hari dalam setahun.
Bahkan, beberapa jadwal dibagi menjadi setengah hari, sehingga total bisa mendekati 80 hari. Hal ini menambah beban di luar lintasan yang memengaruhi kesepakatan baru.
Sebagai pemimpin tim setelah kepergian Hamilton, Russell menilai posisinya kini lebih kuat. Ia menginginkan kontrak yang mencerminkan peran dan pencapaiannya di Mercedes. Kesepakatan yang adil diharapkan dapat segera dicapai sebelum dimulainya musim balap berikutnya. (*)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
