Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (File - Dok. PBSI)
JawaPos.com - Tren penampilan ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti terbilang sedang menurun. Setelah sempat meraih runner up di Thailand Masters, JanDia -akronim Dejan/Fadia harus terhenti di babak awal Swiss Open usai ditundukkan duo Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dengan skor telak 9-21, 7-21.
Dejan mengakui hasil yang ada masih jauh di bawah ekspektasi. Baik secara permainan terlebih hasil. Dejan menduga penurunan performa itu karena sudah cukup lama tidak bertanding bersama dengan Fadia.
"Dalam satu bulan gak berlatih. Dan memang musuhnya juga bukan biasa lah. Kita tahu sendiri. Jadi yang saya rasa kita berdua kaya raba-raba," ujarnya ketika diwawancarai di Pelatnas PBSI Cipayung Jakarta.
Eks duet Gloria Emanuelle Widjaja itu menyebutkan saat bermain di Swiss bukan fokus ke pola permainan. Tapi justru fokus ke posisi. "Tidak sesuai harapan juga. Jadi mainnya gak tahu mau ke mana," akunya.
Oleh sebab itu, setelah main sebelumnya ngobrol dan Fadia. "Fadia sempat ngomong ke saya kagok posisi. Kalau mixed lebih cepat ketimbang (ganda) putri," tuturnya.
Selain itu, peran pemain putri di ganda campuran harus banyak berfikir untuk mencari dan memancing bola yang enak untuk di smash pemain putra.
"Kalau di ganda putri kan lebih tahan-tahanan pola yang beda. Jadi kami ngobrol nyamannya seperti apa. Mungkin pas program game atau yang pola gitu kita latihan bareng. Kalau latihan individu yaudah gapapa," ujarnya.
Sebab, dia menilai secara permainan harus improve dan lebih pintar. "Menurut saya semua pasangan punya pola masing masing meski Kadang polanya berubah-ubah," ucapnya.
Terdekat, JanDia bakal tampil di Badminton Asia Championships (BAC) 2025. Apalagi, di babak awal susah harua menghadapi unggulan kedua asal Tiongkok Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
