
Peluncuran Panigale V4 Tricolore di Italia. (Dok. Ducati Indonesia)
JawaPos.com — Ducati kembali mencuri perhatian dunia otomotif dengan meluncurkan Panigale V4 Tricolore Italia. Motor edisi kolektor ini diperkenalkan langsung di Kementerian BUMN Italia dengan hanya 163 unit yang diproduksi.
Peluncuran ini menjadi penghormatan bagi kemenangan bersejarah Francesco Bagnaia di Grand Prix Mugello 2024. Ducati menggunakan warna Azzurro yang sama seperti yang dikenakan tim Ducati Lenovo pada balapan tersebut.
Claudio Domenicali, CEO Ducati, secara resmi memperkenalkan motor ini di hadapan Menteri BUMN Italia, Adolfo Urso. Acara ini digelar di Salone degli Arazzi, tempat yang melambangkan keunggulan industri Italia.
"Berada di Kementerian BUMN Italia hari ini untuk mempersembahkan Panigale V4 Tricolore Italia adalah kehormatan besar dan menandai puncak dari proyek yang mencerminkan esensi murni dari produk buatan Italia," ujar Claudio Domenicali, CEO Ducati.
Panigale V4 Tricolore Italia bukan sekadar motor biasa, tetapi sebuah mahakarya yang menggabungkan teknologi dan warisan kemenangan Ducati. Detail eksklusif seperti pelek karbon, kopling kering, serta sistem pengereman balap menjadikannya semakin istimewa.
Motor ini menampilkan cakram depan Brembo T-Drive bersirip berdiameter 338,5 mm, yang pertama kali digunakan pada motor produksi. Kaliper Brembo GP4 Sport Production yang digunakan di Superbike juga hadir untuk meningkatkan performa pengereman.
Kombinasi teknologi ini memungkinkan pengendara merasakan sensasi balap yang sesungguhnya. Ducati memastikan Panigale V4 Tricolore Italia membawa semangat kemenangan langsung ke tangan para kolektor.
Claudio Domenicali mengungkapkan kebanggaannya atas peluncuran motor ini. Ia mengenang betapa emosionalnya kemenangan di Mugello yang bertepatan dengan Hari Republik Italia.
"Saya mengingat betapa mengharukannya balapan Mugello tahun lalu, yang berakhir dengan kemenangan tak terlupakan menggunakan 'Azzurro' di trek kita sebagai tuan rumah, tepat pada Hari Republik. Sebuah kesuksesan penuh makna yang diwujudkan menjadi kenyataan untuk para Ducatisti berkat motor unik berjumlah 163 —1 menyatakan posisi pertama Pecco dan 63 menggambarkan nomor balapnya di MotoGP— yang mewujudkan semangat dan jiwa sportivitas Italia, ekspresi keunikan kami di kancah internasional. Atas nama Ducati, saya berterima kasih kepada Menteri Urso dan MIMIT atas sambutannya dan menjadikan momen ini semakin penting," ujar Claudio Domenicali.
Ducati merancang Panigale V4 Tricolore Italia sebagai motor yang mewakili keunggulan Italia di dunia otomotif. Setiap unitnya memiliki nomor unik dan ditandatangani langsung oleh Francesco Bagnaia.
Motor ini merupakan bagian dari rangkaian acara perayaan Hari Nasional Made in Italy yang diperingati setiap 15 April. Perayaan ini bertujuan untuk mengangkat keunggulan industri dan kreativitas Italia di panggung dunia.
Panigale V4 Tricolore Italia berbasis dari Panigale V4 S yang mengalami peningkatan signifikan. Evolusi aerodinamika, sasis baru, serta teknologi Ducati Vehicle Observer (DVO) dan Race eCBS membuatnya semakin canggih.
Ducati juga menambahkan roda karbon lima jari-jari yang mengurangi berat dan meningkatkan kelincahan. Ini memungkinkan motor lebih responsif saat melakukan perubahan arah di lintasan balap.
Kehadiran fitur-fitur balap seperti kopling kering dan footpeg aluminium semakin memperkuat karakternya sebagai motor performa tinggi. Ducati merancangnya dengan standar tertinggi agar mampu memberikan pengalaman berkendara luar biasa.
Panigale V4 Tricolore Italia juga menjadi motor produksi pertama yang menggunakan sistem pengereman Front Brake Pro+. Sistem ini memastikan pengereman tetap stabil dalam kondisi ekstrem.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
