Ilustrasi Lari. (Photograph by Susannah Kay, GUARDIAN/EYEVIN/REDUX)
JawaPos.com - Olahraga lari saat ini sedang tren dikalangan anak muda Indonesia. Olahraga yang paling mudah dilakukan dan dianggap paling murah tersebut sedang naik daun. Hal tersebut terbukti dari semakin banyak event lari yang diadakan oleh beberapa komunitas bahkan perusahaan besar.
Sebuah kesalahan jika Anda yang belum pernah olahraga lari langsung mengikuti event-event lari seperti itu. Biasanya acara lari tersebut dilaksanakan dengan jarak tempuh 5km, 10km, half-marathon hingga marathon.
Seorang pelari profesional pun akan selalu melatih ritme dan tekniknya setiap hari sebelum mengikuti acara-acara lari seperti itu. Latihan tersebut biasanya terdiri dari, bagaimana cara mereka menerapkan teknik lari dalam setiap melangkah, cara mengatur ritme napas saat kita berpacu, dan kenyamanan saat berlari.
Menyadur dari laman resmi RedBull, Ryan Sandes, legenda olahraga lari sebagai atlet tercepat di acara Trail The Great Himalaya dan Drakensberg Grand Traverse membagikan tips bagi pelari pemula untuk meningkatkan performa dan teknik dalam melakukan olahraga lari.
1. Bersikap Natural atau Alami
Ketika berlari harus dilakukan secara natural atau alami (tidak dibuat-buat). Anda perlu mencari tahu tentang tubuh diri sendiri untuk bergerak mengalir begitu saja dan seefisien mungkin. Mengutip dari perkataan Ryan Sandes kepada RedBull bagaimana ia mencari tahu bagaimana tubuh mereka bergerak secara alami.
Melakukan beberapa latihan, melakukan sprint, memperhatikan tumit. Kegiatan tersebut lakukan secara berulang dan amati setiap pergerakan tubuh agar Anda segera mengenali tubuh diri sendiri.
Namun, hal tersebut tidak boleh dilakukan secara berlebihan, ketika terlalu berfokus kepada detak jantung dan teknik akan lebih memperburuk perkembangan untuk diri menemukan pergerakan lari secara natural.
2. Meningkatkan Kekuatan
Melatih kekuatan dan kebugaran tubuh dapat membantu Anda menjadi pelari yang lebih baik. Itu tidak berarti Anda harus pergi ke gym. Bisa dilakukan dengan melatih kekuatan kaki dan tumit bahkan melatih kecepatan untuk melatih ketahanan dalam lari untuk jarak yang lebih jauh.
Anda akan mendapatkan banyak keuntungan jika menambah Latihan ekstra seperti meningkatkan kekuatan ini. Ryan Sandes menganggap adanya Latihan tambahan ini memungkinkan untuk membantu mencegah cedera.
3. Terus Konsisten
Konsistensi adalah bagian terpenting bagi pelari-pelari pemula. Jika Anda bisa terus berlatih tanpa cedera itu sangat membantu untuk menjaga kekonsistenan pelari.
Untuk menjaga konsistensi, Ryan Sandes merekomendasikan empat kali lari pendek dalam seminggu, daripada dua kali lari jarak jauh.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
