Ilia Topuria, Khamzat Chimaev, dan Magomed Ankalaev tampil luar biasa di UFC 308. (Instagram @espnmma)
JawaPos.com — UFC 308 yang berlangsung di Etihad Arena, Abu Dhabi, menjadi ajang pembuktian bagi Ilia Topuria. Petarung berjuluk “El Matador” ini mempertahankan sabuk juara kelas bulu usai menaklukkan Max Holloway dengan KO di ronde ketiga, Minggu (27/10) pagi WIB.
Ilia Topuria tampil gemilang dalam pertarungan sengit tersebut, memastikan dirinya tetap menjadi penguasa divisi featherweight UFC. Hasil ini membuat rekor Topuria tetap sempurna dengan 16 kemenangan tanpa terkalahkan sejak debut profesionalnya pada 2015.
Topuria memulai ronde pertama dengan serangan agresif dan berhasil menjatuhkan Holloway lewat takedown. Meskipun demikian, Holloway yang juga dikenal sebagai mantan pemegang sabuk BMF membalas dengan beberapa pukulan yang melukai wajah Topuria.
Pertarungan di ronde pertama berjalan ketat dengan kedua petarung saling melancarkan serangan. Holloway sempat terpeleset menjelang akhir ronde, namun Topuria gagal memanfaatkan momen itu untuk menyudahi perlawanan lawan.
Ronde kedua dibuka dengan serangan kuat dari Holloway yang melancarkan pukulan kanan ke arah Topuria. Kedua petarung saling melancarkan serangan secara intens, dan penonton menyaksikan duel ketat antara dua bintang di puncak kelas bulu.
Memasuki ronde ketiga, Topuria menunjukkan dominasi yang semakin nyata. Dengan kombinasi pukulan yang akurat dan keras, ia berhasil membuat Holloway kehilangan keseimbangan dan tak berkutik menghadapi serangan tersebut.
Momen kunci terjadi saat Topuria mendaratkan pukulan kiri yang diikuti dengan serangan martil yang telak mengenai Holloway.
Sang wasit akhirnya menghentikan pertarungan, memberikan kemenangan KO pada Ilia Topuria dan memastikan sang juara kelas bulu bertahan.
Kemenangan ini bukan hanya mengukuhkan posisi Topuria sebagai juara kelas bulu, tetapi juga menorehkan sejarah sebagai petarung pertama yang mampu mengalahkan Holloway dengan KO. Dengan performa mengesankan ini, Topuria seolah mengirim pesan tegas kepada seluruh lawan di divisi featherweight UFC.
Selain Topuria, UFC 308 juga menjadi panggung bagi para petarung asal Dagestan yang menunjukkan kedigdayaannya. Khamzat Chimaev dan Magomed Ankalaev sukses mengalahkan lawan mereka dalam pertarungan yang mendebarkan, menambah daftar kemenangan klan Dagestan di ajang ini.
Khamzat Chimaev yang berada di peringkat 13 kelas menengah UFC, dengan cepat menguasai pertarungan melawan Robert Whittaker dan memaksanya menyerah dengan submission di ronde pertama.
Chimaev tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membuktikan diri sebagai salah satu penantang serius di divisi ini.
Sementara itu, Magomed Ankalaev juga menunjukkan aksi solid dengan mengalahkan Aleksandar Rakic lewat keputusan mutlak. Ankalaev, yang dikenal sebagai petarung dengan teknik grappling yang kuat, berhasil menambah kemenangan penting untuk menjaga rekornya yang impresif.
Selain kemenangan para petarung Dagestan, laga lainnya di UFC 308 juga diwarnai dengan sejumlah hasil menarik. Lerone Murphy berhasil mengalahkan Dan Ige melalui keputusan mutlak setelah pertarungan sengit selama tiga ronde.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
