
Direktur Utama Liga Bola Basket Indonesia Junas Miradiarsyah (kedua kiri) bersama pebasket Satria Muda Pertamina Avan Saputra (kiri), pebasket Dewa United Surabaya Jamarr Andre Johnson (kedua kanan) dan pebasket RANS PIK Basketball Oki Wira Sanjaya (kanan
JawaPos.com-Jamarr Andre Johnson dibuat bingung terkait statusnya sebagai pemain naturalisasi di Indonesia. Sebab, meski sudah berstatus warga negara Indonesia (WNI), Jamarr tetap tidak bisa bermain secara utuh di Indonesian Basketball League (IBL).
Pebasket berposisi power forward tersebut harus bergantian dengan pemain asing di IBL 2022 dan IBL 2023. Sementara itu, di IBL musim 2021 saat kompetisi hanya diisi pemain lokal karena masih pandemi Covid-19, Jamarr bisa bermain penuh.
Di ajang Indonesia Cup yang berlangsung pada 4–13 November mendatang, Jamarr juga dipastikan bisa bermain penuh lantaran tidak ada pemain asing.
’’Aku sedikit bingung kenapa situasi ini (Indonesia Cup) berbeda kalau ada pemain asing. Aku masih mau coba jelasin sama Pak Junas Miradiarsyah (Dirut IBL) karena aku masih bingung,’’ ungkap pemain kelahiran Amerika Serikat tersebut.
Dia masih bertanya-tanya mengapa jika ada pemain asing tidak bisa bermain full time.
’’Aku pikir kalau situasi ini harus jelasin tiap situasinya. Situasi ini (IBL) beda, situasi ini (Indonesia Cup) beda. Kalau aku bisa main bareng pemain lokal, oke main bareng pemain lokal semua situasinya. Aku pikir kayak gitu,’’ ujarnya.
Bagaimana tanggapan IBL? Dirut IBL Junas Miradiarsyah memastikan bahwa aturan lokal naturalisasi tetap berlaku di IBL musim depan.
’’Jadi, Jamarr di turnamen ini (Indonesia Cup) seperti di Cisarua (IBL 2021) ya. Waktu kami (IBL full pemain lokal), dia bermain sebagai lokal. Nah, waktu ada pemain asing, kami menggunakan sistem yang sama seperti kemarin (IBL 2022),’’ jelasnya.
Junas menerangkan alasannya bahwa tidak semua tim memiliki kesempatan merekrut pemain naturalisasi lantaran jumlahnya terbatas. Klub disebutnya tidak bisa melakukan naturalisasi karena itu merupakan ranah PP Perbasi selaku induk organisasi basket di Indonesia.
’’Jadi, musim depan, Jamarr Andre Johnson tetap tampil bergantian dengan pemain asing. Sebab, memang tidak semua klub punya kesempatan untuk mendapatkan pemain naturalisasi,’’ kata Junas.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
