Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Oktober 2022 | 18.58 WIB

Pemain asal Amerika Bingung dengan Status Naturalisasinya

Direktur Utama Liga Bola Basket Indonesia Junas Miradiarsyah (kedua kiri) bersama pebasket Satria Muda Pertamina Avan Saputra (kiri), pebasket Dewa United Surabaya Jamarr Andre Johnson (kedua kanan) dan pebasket RANS PIK Basketball Oki Wira Sanjaya (kanan - Image

Direktur Utama Liga Bola Basket Indonesia Junas Miradiarsyah (kedua kiri) bersama pebasket Satria Muda Pertamina Avan Saputra (kiri), pebasket Dewa United Surabaya Jamarr Andre Johnson (kedua kanan) dan pebasket RANS PIK Basketball Oki Wira Sanjaya (kanan

JawaPos.com-Jamarr Andre Johnson dibuat bingung terkait statusnya sebagai pemain naturalisasi di Indonesia. Sebab, meski sudah berstatus warga negara Indonesia (WNI), Jamarr tetap tidak bisa bermain secara utuh di Indonesian Basketball League (IBL).

Pebasket berposisi power forward tersebut harus bergantian dengan pemain asing di IBL 2022 dan IBL 2023. Sementara itu, di IBL musim 2021 saat kompetisi hanya diisi pemain lokal karena masih pandemi Covid-19, Jamarr bisa bermain penuh.

Di ajang Indonesia Cup yang berlangsung pada 4–13 November mendatang, Jamarr juga dipastikan bisa bermain penuh lantaran tidak ada pemain asing.

’’Aku sedikit bingung kenapa situasi ini (Indonesia Cup) berbeda kalau ada pemain asing. Aku masih mau coba jelasin sama Pak Junas Miradiarsyah (Dirut IBL) karena aku masih bingung,’’ ungkap pemain kelahiran Amerika Serikat tersebut.

Dia masih bertanya-tanya mengapa jika ada pemain asing tidak bisa bermain full time.

’’Aku pikir kalau situasi ini harus jelasin tiap situasinya. Situasi ini (IBL) beda, situasi ini (Indonesia Cup) beda. Kalau aku bisa main bareng pemain lokal, oke main bareng pemain lokal semua situasinya. Aku pikir kayak gitu,’’ ujarnya.

Bagaimana tanggapan IBL? Dirut IBL Junas Miradiarsyah memastikan bahwa aturan lokal naturalisasi tetap berlaku di IBL musim depan.

’’Jadi, Jamarr di turnamen ini (Indonesia Cup) seperti di Cisarua (IBL 2021) ya. Waktu kami (IBL full pemain lokal), dia bermain sebagai lokal. Nah, waktu ada pemain asing, kami menggunakan sistem yang sama seperti kemarin (IBL 2022),’’ jelasnya.

Junas menerangkan alasannya bahwa tidak semua tim memiliki kesempatan merekrut pemain naturalisasi lantaran jumlahnya terbatas. Klub disebutnya tidak bisa melakukan naturalisasi karena itu merupakan ranah PP Perbasi selaku induk organisasi basket di Indonesia.

’’Jadi, musim depan, Jamarr Andre Johnson tetap tampil bergantian dengan pemain asing. Sebab, memang tidak semua klub punya kesempatan untuk mendapatkan pemain naturalisasi,’’ kata Junas.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore