
Pebalap tim Haas Nikita Mazepin menjalani sesi tes pramusim F1 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol. (25/2/2022) (ANTARA/REUTERS/ALBERT GEA)
JawaPos.com – Formula 1 (F1) mengambil langkah cepat menanggapi invasi militer yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina. Kemarin (25/2) F1 secara resmi mengumumkan pembatalan GP Rusia musim ini yang sejatinya berlangsung di Sirkuit Sochi pada 25 September mendatang.
Dalam keterangan resmi kemarin, F1 menyebut keputusan itu diambil seusai rapat darurat bersama perwakilan FIA dan perwakilan tim-tim peserta.
”F1 hadir di banyak negara di penjuru dunia dengan visi menyatukan masyarakat dan negara,” tulis F1 dalam keterangan resmi tersebut.
Setelah memperhatikan kondisi terkini, F1, FIA, dan tim-tim peserta mencapai kesepakatan bahwa tidak mungkin membawa balapan F1 ke Rusia dalam kondisi seperti saat ini.
”Kami berharap akan ada perubahan situasi dan resolusi damai dari kondisi yang terjadi,” tutur F1 dalam rilis yang sama.
Di sisi lain, mobil VF-22 milik tim Haas tampil beda dalam tes pramusim hari ketiga F1 di Circuit de Barcelona-Catalunya kemarin.
Mobil bermesin Ferrari itu tampil polos dengan warna putih. Tidak ada tulisan sponsor utama mereka, yakni Uralkali yang merupakan perusahaan pupuk kimia asal Rusia. Selain itu, tidak ada bendera Rusia di mobil Nikita Mazepin.
Sejak musim lalu, tim asal Amerika Serikat (AS) tersebut memang mengusung livery menyerupai warna bendera Rusia dengan perpaduan warna putih, biru, dan merah di mobil mereka. Itulah hasil dari kerja sama kontrak dengan Uralkali.
Uralkali adalah milik ayah Nikita, Dmitry Mazepin.
Keputusan melepas segala embel-embel berbau Rusia itu diambil Haas setelah negara tersebut resmi melakukan serangan militer kepada Ukraina. Team Principal Haas Guenther Steiner mengakui, jelas akan ada konsekuensi hukum yang dihadapi timnya akibat keputusan tersebut.
Dia menyebut urusan hukum itu dibicarakan lebih lanjut pekan depan bersama tim legal mereka dan pihak sponsor terkait.
Meski demikian, pada latihan pramusim hari terakhir kemarin, Nikita Mazepin masih tetap tampil.
”Kami belum bisa membahasnya lebih lanjut sebelum semua masalah hukum terkait dengan langkah ini terselesaikan minggu depan,” ujar Steiner dilansir Motorsport.
Kabarnya Haas sudah mempersiapkan pengganti Mazepin jika di tengah jalan perkembangannya memburuk. Nama itu adalah Pietro Fitipaldi yang juga merupakan anak didik akademi balap Ferrari.
''Kalau Nikita tidak bisa membalap, untuk satu dan lain hal, panggilang pertama akan jatuh kepada Pietro,'' ujar Steiner kepada Bob Varsha. ''Dia sudah bersama kami beberapa tahun dan mari kita lihat apa yang kami lakukan berikutnya,'' tambahnya.
Fitipaldi adalah cucu mantan juara dunia kali F1 Emerson Fitipaldi. Pietro melakukan debutnya di F1 2020 lalu menggantikan Romain Grosjean di Haas.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
