
Photo
JawaPos.com – Tidak akan mudah memprediksi hasil akhir partai puncak UFC 249 yang mempertemukan Tony Ferguson dan Justin Gaethje di VyStar Veterans Memorial Arena, Florida, Amerika Serikat, besok (10/5) WIB.
Satu hal yang pasti terjadi adalah duel tersebut bakal berlangsung brutal. Bahkan, sejumlah analis meyakini partai puncak itu bakal menjadi salah satu yang paling berdarah dalam sejarah UFC.
Prediksi tersebut didasarkan pada karakter bertarung kedua fighter. Gaethje memang punya basic bela diri gulat. Olahraga tersebut sejatinya mempraktikkan pergerakan tubuh yang relatif lambat. Namun, hal itu justru jarang sekali terlihat dalam berbagai pertarungan yang dilakoni petarung 31 tahun tersebut sejauh ini.
Gaethje malah dikenal bertarung sangat agresif dan selalu bertekad menyelesaikan pertarungan secepat mungkin.
Gaya agresif itu berjalan mulus di tiga pertarungan terakhirnya. Petarung asal Amerika Serikat (AS) tersebut selalu menang sebelum ronde pertama berakhir.
Photo
Justin Gaethje memiliki pukulan yang sangat agresif. (Instagram/UFC)
Yakni, saat menaklukkan James Vick, Edson Barboza, dan Donald Cerrone.
Tapi, berhadapan dengan Ferguson, strategi itu belum tentu akan manjur. Sebab, lawannya itu adalah antitesis dari Gaethje. Ferguson cenderung memanfaatkan waktu untuk mempelajari kelemahan lawan.
Ketika dia telah menemukannya, petarung 36 tahun itu akan menjadi sangat agresif.
Dengan pengalaman panjangnya, Ferguson diyakini mampu meredam agresivitas Gaethje di ronde-ronde awal.
Jika itu bisa dilakukan, jalannya duel di ronde-ronde berikutnya bakal semakin sengit. Semakin lama keduanya bertahan di oktagon, bakal semakin banyak darah yang mengalir.
’’Kami adalah (petarung) terbaik dari yang terbaik. Aku akan melakukan hal yang sudah sering aku praktikkan dalam banyak duel sebelumnya. Yaitu, menghajar lawan dengan siku,’’ ucap Ferguson.
Menanggapi hal itu, Gaethje malah berseloroh. ’’Hidungku sudah lama rusak sejak belajar gulat. Makanya, ketika melakukan tes swab (Covid-19), mereka (tim media) agak kesulitan mengambil sampel dari lubang hidungku. Jadi, aku berharap Tony (Ferguson) bisa menghajar hidungku. Toh, kalaupun operasi, bukan aku yang membayar,’’ ujarnya, lantas tersenyum.
Analis senior Kevin Lole menyebut duel tersebut akan menjadi salah satu yang paling brutal dalam sejarah UFC. Dan, jika menyaksikan gaya bertarung keduanya, jual beli pukulan akan lebih sering terlihat daripada pertarungan bawah.
’’UFC 249 akan menjadi satu-satunya event olahraga yang berlangsung di AS Sabtu besok (Minggu WIB). Dan, semua mata akan tertuju ke partai utama Ferguson melawan Gaethje. Kenyataan itu akan membuat pertarungan ini makin menegangkan bagi keduanya,’’ ucap Lole.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
