
Photo
JawaPos.com - Pandemi virus korona baru memukul industri olahraga dunia. Termasuk di dalamnya bulu tangkis dalam negeri dan internasional.
Hal tersebut disinggung Sekretaris PP PBSI Achmad Budiharto pada acara buka puasa bersama, sekaligus syukuran HUT ke-69 PBSI di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (6/5). Walau dalam kondisi sulit, dia meminta atlet bersyukur.
Acara yang berlangsung sederhana dan singkat itu dihadiri atlet, pelatih, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti serta Alan Budikusuma yang menangani sponsorship.
Budiharto menjelaskan soal dampak Covid-19 yang akan membawa perubahan-perubahan pada bulu tangkis, langsung maupun tidak.
"Saat ini semua sektor mengalami kesulitan, termasuk industri peralatan olahraga yang menjadi sponsor para atlet. Minimnya penjualan produk di tengah pandemi Covid-19 pasti membawa pengaruh terhadap cash flow perusahaan dan ini harus kami antisipasi," jelas Budiharto dalam siaran pers PBSI.
Budiharto mengatakan bahwa semua ini adalah proses yang mesti dilewati para atlet. Pandemi Covid-19 tentu saja membuat pendapatan atlet juga berkurang. Tetapi, atlet bulu tangkis harus tetap bersyukur atas berkah sehat yang mereka dapat hingga hari ini.
Berdasarkan dua kali rapid test yang dilakukan PBSI, atlet dan pelatih pelatnas bebas dari Covid-19.
Sebagai keluarga besar bulu tangkis, para atletnya juga harus bersyukur karena cabang bulu tangkis merupakan cabang kebanggaan Indonesia yang kompetisnya sudah level dunia. PBSI selama ini juga dinilai stabil dan mandiri dalam melakukan pembinaan atlet ke jenjang tertinggi.
"Di saat seperti ini kami harus bersyukur karena perjuangan bertahan di tengah Covid-19 tidak gampang. Banyak teman-teman dari cabang olahraga lain yang tidak seberuntung di PBSI," jelas Budiharto.
"Oleh karena itu kami harus berperan aktif dalam membangun kembali suasana kompetisi. Kami bantu sesuai dengan peran kami, atlet bisa bantu berkontribusi dengan menjadi duta bulu tangkis dalam membangun kembali animo masyarakat untuk bermain bulu tangkis demi kembalinya pasar peralatan olahraga," jelasnya.
Budiharto juga ingin agar atlet untuk terus berjuang meskipun suasana sedang sulit. Atlet diminta untuk menjaga kepercayaan PBSI karena menjadi anggota tim nasional. Kesempatan ini, kata Budi, jangan sampai sia-siakan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
