Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Januari 2020 | 00.48 WIB

Gresik Petrokimia Incar Pevoli Cantik dan Pernah Viral Asal Kazakhstan

HONGKONG, CHINA - DECEMBER 28: (CHINA MAINLAND OUT)Kazakhstan women - Image

HONGKONG, CHINA - DECEMBER 28: (CHINA MAINLAND OUT)Kazakhstan women

JawaPos.com – Proliga 2020 adalah ajang uji coba bagi tim puslatda voli putri Jawa Timur. Namun, tim yang bernaung di bawah bendera Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim itu juga ingin diperkuat pemain asing. Setidaknya untuk membantu memuluskan target masuk babak empat besar yang dicanangkan KONI Jatim.

Namun, menjelang seri kedua di Purwokerto akhir pekan ini (31/1 sampai 2/2), upaya mereka mendapatkan pemain asing belum berhasil. Pemain Tiongkok yang diincar tidak bisa datang.

’’Mereka terkendala izin. Oleh pengurus di sana, pemain yang berstatus atlet timnas nggak diperbolehkan main di luar negeri,’’ ungkap Irmantara Subagio, wakil ketua umum KONI Jatim, kemarin. ’’Kami akhirnya cari alternatif lain,’’ tambahnya.

Opsi yang paling cepat adalah mendatangkan pemain dari Australia Barat. KONI Jatim memiliki hubungan kerja sama dengan salah satu negara bagian Negeri Kanguru tersebut untuk persiapan PON. Namun, hal itu juga masih dalam tahap negosiasi. Belum mendekati realisasi. Sementara itu, Proliga terus berjalan.

’’Kami semaksimalnya ingin menggiatkan dan menggali potensi anak-anak karena sasaran utama untuk PON Papua 2020. Anak-anak ini supaya jadi satu, harus ikut Proliga. Mereka semua 100 persen pemain PON,’’ papar Ibag, sapaan Irmantara. Lalu, kenapa harus ada pemain asing? ’’Supaya target empat besar terpenuhi. Itu agar mereka dapat kesempatan bertanding lebih lama,’’ lanjutnya.

Belum ada nama pasti yang bisa diungkapkan Ibag. Hanya, ada kabar bahwa KONI tengah mengincar pevoli asal Kazakhstan Sabina Altynbekova. Dia pernah sangat populer di Indonesia saat bertanding di Kejuaraan Asia Junior 2014 gara-gara sangat cantik.

Saat ini pemain 23 tahun itu bermain di klub Dubai, Al Wasl.

Asisten Manajer Gresik Petrokimia Puslatda Putut Sutrimawan membenarkan kabar itu. ’’Masih menunggu dari federasinya. Cuma Sabina memang ingin main di Indonesia,’’ ucap Putut. Bagi KONI selaku inisiator tim, siapa pun pemain asingnya tidak masalah. ’’Kalau Sabina memungkinkan, ya nggak apa-apa selama harga cocok. Pokoknya yang relatif cepat bisa gabung,’’ katanya.

Gresik Petrokimia Puslatda kini berisi pemain-pemain muda di bawah 20 tahun. Mereka berasal dari berbagai kota dan kabupaten di Jatim. Namun, melawan tim-tim tradisional Proliga, mereka belum bisa bersaing. Dalam laga perdana melawan juara bertahan PGN Popsivo Polwan, tim puslatda kalah 1-3 (16-25, 25-21, 19-25, 21-25).

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore