
Kapten PJ Andakara Prastawa (kanan) ditempel Yudha Saputera pada game final pertama lalu (20/7)
JawaPos.com – Prawira Harum Bandung hanya butuh satu kemenangan untuk mengunci gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2023. Mereka sudah mengantongi modal kemenangan 74-65 atas Pelita Jaya (PJ) Bakrie Jakarta pada final pertama di Hall A Senayan, Jakarta, Kamis (20/7) lalu.
Nah, game final kedua hari ini (22/7) berlangsung di markas Prawira. Yakni, GOR C-Tra Arena, Bandung.
Meski demikian, pelatih Prawira David Singleton merasa belum aman. ’’Kami belum merayakan apa pun, kami tidak melakukan parade, kami tidak melempar konfeti, kami tetap fokus,’’ ujar Dave, sapaan David.
Peraih gelar Coach of the Year IBL 2021 itu memang harus memutar otak untuk kembali menjinakkan PJ. Sebab, Prawira dipastikan tidak bisa menurunkan Brandone Francis lantaran terkena skors.
Brandone harus keluar lapangan lebih cepat karena mendapatkan unsportsmanlike foul dan technical foul. Akumulasi dua foul itu berbuah ejection yang membuatnya harus keluar lapangan lebih cepat pada awal-awal kuarter ketiga.
Dave menuturkan, tanpa Brandone bakal menjadi pekerjaan rumah yang sulit. Apalagi, Brandone cukup konsisten dalam menyumbang poin bagi tim. Namun, Dave meminta timnya tetap menjaga mentalitas dan energi.
’’Tetap berpegang pada rencana dan permainan kami. Bermain untuk penonton, melihat semua suporter Bandung di luar sana menjadi gila. Saya pikir ini akan menjadi malam yang menyenangkan untuk kami di game kedua dan saya yakin kami bisa melakukannya (juara),’’ tegas Dave.
Kapten tim PJ Andakara Prastawa menyatakan, peluang untuk bisa juara masih terbuka. ’’Mau jadi juara itu tidak akan gampang. Jadi, balik lagi ke diri kita sendiri mau apa tidak. Harus fokus dan siap menghadapi final kedua dan ketiga,’’ paparnya.
Pemain yang akrab disapa Pras itu menuturkan, di final kedua ada hal-hal kecil yang harus diperbaiki. Seperti memaksimalkan free throw yang pada game pertama tidak maksimal.
’’Banyak tembakan gratisnya yang disia-siakan. Banyak juga small detail yang miss. Itu buat perbedaannya agak jelek bagi kami,’’ ucapnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
