
Photo
JawaPos.com-Empat tahun lalu, 2016, Citra Febrianti ketiban durian runtuh. Dia dinyatakan meraih medali perak Olimpiade 2012 London. Namun, hingga kini bukti prestasi tersebut belum dia dapatkan.
Citra Febrianti merupakan salah seorang lifter andalan Indonesia di Olimpiade London 2012. Dia terjun di kelas 53 kg. Saat itu, di ExCel London pada 29 Juli, Citra mengakhiri kontes di peringkat keempat. Di bawah Zulfiya Chinshanlo (Kazakhstan), Cristina Iovu (Moldova), serta Hsu Shu-ching (Taiwan). Dia membukukan angkatan total 206 kg.
Nah, empat tahun berselang, tepatnya Oktober 2016, ada berita mencengangkan. Chinshanlo dan Iovu dinyatakan positif doping. Medali mereka dilucuti. Catatan mereka dihapus.
Naik dua posisi, Citra otomatis meraih medali perak. Hasil yang sudah direvisi bisa dilihat di situs resmi Federasi Angkat Besi Dunia (IWF). Saat berita itu keluar, Citra sudah pensiun dari angkat besi. Lifter dari Lampung itu menderita cedera saraf dan tulang belakang. Kejuaraan terakhir yang dia ikuti adalah Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.
Masalahnya, hingga sekarang Citra belum mendapatkan medali yang menjadi haknya. Pihak Citra menyatakan sudah melapor kepada PB PABBSI selaku induk olahraga angkat besi Indonesia. Juga ke KOI dan Kemenpora. Namun, tidak ada jawaban. Saking inginnya masalah itu selesai, Citra berencana melapor kepada Presiden Joko Widodo.
Ketika dimintai konfirmasi kemarin, pihak PB PABBSI buka suara. Wakil Ketua Umum Djoko Pramono berang karena tuduhan banyak pihak. Termasuk, publik yang dinilainya tidak mengetahui permasalahan itu.
”Orang-orang itu tidak bertanya dulu kepada yang tahu,” gerutu Djoko kemarin. ”Jangan asal cuap. Yang berhak menentukan dapat atau tidaknya (medali, Red) itu IOC. Kalau tidak ada pernyataan resmi dari IOC, kami mau gerak ke mana?” tandas Djoko.
Djoko lantas menceritakan kasus serupa yang menimpa lifter nasional Lisa Rumbewas. Pada Olimpiade Beijing 2008, IOC mencabut medali Nastassia Novikava dari Belarus karena doping. Akhirnya, Lisa berhak atas medali perunggu pada kelas 53 kg. Keputusan itu baru dikeluarkan oleh IOC pada 2016.
Setahun kemudian, tepatnya pada Rapat Koordinasi Akhir Tahun KOI 2017, Lisa mendapatkan medali perunggu itu. ”Dulu Lisa hampir sepuluh tahun baru ada pemberitahuan resmi. Jadi, sebaiknya tanya kepada yang paling tahu soal ini. Tidak usah menjelek-jelekkan,” ujar Djoko.
Terkait dengan kasus Citra, Djoko belum bisa mengambil langkah. Sebab, untuk menuju IOC, pihaknya juga menunggu kabar dari National Olympic Committee (NOC) Indonesia.
”Kami menunggu berita resmi. Selama tidak ada, kami belum bisa berbuat apa-apa. Saya ke IWF pun, mereka juga menunggu jawaban IOC. Soal lamanya sampai kapan, saya tidak berani mengatakan,” papar dia.
Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari juga langsung memberikan tanggapan. Dia mengaku baru mengetahui permasalahan yang dialami Citra.
“Kalau memang seperti itu, ya dia (Citra) harus bisa mendapat haknya dia. Tentu kami akan memproses,’’ kata Okto. ‘’Semestinya dengan intensitas komunikasi kami dengan IOC saat ini, proses itu bisa jadi lebih mudah. Nanti saya akan sampaikan langsung ke IOC,” janji mantan ketua umum PB ISSI tersebut.
---
TENTANG CITRA FEBRIANTI
Lahir
Pringsewu, Lampung, 22 Februari 1988
Spesialisasi
53 kg
Prestasi
2013
Emas Islamic Solidarity Games
Perunggu SEA Games Myanmar
2012
Perak Olimpiade London
2011
Perak SEA Games Jakarta-Palembang

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
