
Ilustrasi Quasar J0529-435, inti terang dari galaksi jauh yang ditenagai oleh lubang hitam supermasif (washingtonpost.com)
JawaPos.com - Para astronom telah mengidentifikasi objek paling terang di alam semesta, bernama Quasar yang memancarkan cahaya 500 triliun kali lebih kuat dari pada matahari.
Dilansir dari washingtonpost.com, Sabtu (24/2), Quasar merupakan pusaran gas dengan gerakan cepat dan panas, dihasilkan oleh lubang hitam dengan ukuran raksasa.
Menurut pengamatan dari Observatorium Selatan Eropa, Quasar didorong oleh lubang hitam dan melahap benda-benda luar angkasa yang seukuran dengan matahari.
Sebelum ditemukan, objek tersebut tidak tampak seperti benda angkasa. Karena benda tersebut sangat terang, sehingga pada awalnya diklasifikasikan sebagai bintang yang tidak terlalu jauh dari bumi.
Kenyataannya, Quasar yang disebut J0529-4351 terletak sangat jauh, sehingga membutuhkan waktu lebih dari 12 miliar tahun untuk cahayanya mencapai bumi.
Selain itu, Quasar memiliki massa 17 miliar kali massa matahari. Christian Wolf, seorang profesor di Australian National University menyatakan bahwa Quasar merupakan objek langkah.
“Studi tentang Quasar penting, karena sebagian besar galaksi memiliki lubang hitam masif di pusatnya. hal tersebut telah mempengaruhi perkembangan galaksi induknya” ujar Christian Wolf.
Selain itu, penelitian tersebut dapat memperluas pemahaman tentang perluasan galaksi dan alam semesta di masa depan.
Menurut Christian Wolf, cahaya yang dipancarkan quasar ini 20.000 kali lebih kuat dari galaksi Bima Sakti.
Sehingga, jika benda itu ditempatkan di tengah Bima Sakti, maka malam di Bumi tidak akan pernah terjadi lagi atau dengan kata lain yaitu kiamat terjadi.
Meskipun objek tersebut terlihat indah, ternyata itu adalah badai raksasa dengan lubang hitam di bagian mata badainya.
Selain itu, Quasar juga seperti gerbang neraka terbesar yang pernah ditemukan oleh manusia, dan dapat menarik benda-benda di sekitarnya menuju lubang hitam.
Christian Wolf menyatakan bahwa, penemuan objek tersebut memicu dirinya dengan rasa heran, bahwa hal ekstrem seperti itu ada dan terjadi.
Tetapi, Christian Wolf juga menyampaikan jika bahaya benda tersebut tidak signifikan terhadap bumi, karena jaraknya yang jauh.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
