Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Agustus 2024 | 20.20 WIB

Putra Mantan Gubernur Jatim Khofifah Tuntaskan Sarjana Hukum di Unair Tepat Waktu, Bocorkan Cita-citanya Menjadi Pengacara

 

Khofifah Indar Parawansa turut menghadiri wisuda putra bungsunya, Ali Mannagalli Parawansa, di Unair pada 10 Agustus. (Itsimewa)

JawaPos.com–Guratan senyum bahagia nan lepas tampak jelas di wajah Ali Mannagalli Parawansa. Pasalnya, putra bungsu dari Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa, berhasil menuntaskan studi S1 ilmu hukum dengan tepat waktu.

Gelar sarjana itu disematkan Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak pada wisuda Unair di Airlangga Convention Center pada Sabtu (10/8). Selama kuliah, Ali Mannagalli aktif berorganisasi selama studi.

Memiliki ketertarikan dengan ilmu hukum sejak lama mengantarkan Ali untuk mantap memilih Fakultas Hukum (FH) Unair untuk tujuan studi sarjana. Dia menyalurkan ketertarikannya dengan berkiprah di berbagai organisasi-organisasi di kampus.

”Selama studi, saya tergabung dalam eksternal fakultas yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan menjabat sebagai ketua pada 2021 hingga 2022. Tidak hanya itu, saya juga tergabung dalam organisasi HIPMI PT (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi) Surabaya periode 2022/2023, dan DPW HPN Jatim (Himpunan Pengusaha Nahdliyin) periode 2023 hingga 2028,” jelas Ali di Surabaya.

Ali menerangkan, ketertarikannya pada ilmu hukum diturunkan dari sang ibunda. Baginya, ilmu hukum merupakan ilmu yang unik dan patut didalami sebagai generasi penerus bangsa. Haus akan pengetahuan dan ilmu baru salah satu bahan bakarnya untuk menyelami lebih dalam ilmu hukum.

”Sosok ibu merupakan salah satu sosok berpengaruh dalam hidup dan studi saya. Ibu selalu memberikan wejangan, nasihat serta menjadi sosok pendukung utama saya tidak berhenti untuk belajar hingga masa tua karena bekal ilmu akan kekal selamanya,” ungkap Ali.

Bukan perkara yang mudah bagi Ali untuk menyelaraskan kesibukan organisasi dan perkuliahan. Selama studi, ia kerap kali kewalahan dan frustasi akan rutinitas yang padat. Namun, hal itu bukan menjadi alasan untuk seorang Ali dapat lulus tepat waktu.

”Selayaknya mahasiswa lainnya, saya juga kerap kewalahan dan sulit untuk memahami materi yang diberikan oleh dosen. Menurut saya, hal ini tidak menghalangi saya untuk bertanggung jawab untuk menuntaskan studi dengan tepat waktu,” imbuh Ali.

Cobaan demi cobaan pun Ali hadapi selama studi. Tak ayal bahwa hal tersebut membentuk pribadinya menjadi lebih kuat dan siap menghadapi tekanan yang akan terjadi. Proses yang cukup panjang ini yang menjadi pembelajaran berarti.

”Karena ketika Tuhan ingin memberikan derajat tinggi, maka Tuhan akan menghancurkan dirimu. Setelah mengalami kehancuran, Tuhan akan menata ulang. Melalui suatu proses yaitu dengan cara penempaan yang luar biasa. Lalu setelah penempaan itulah dirimu akan menjadi seseorang yang kuat,” terang Ali.

Sosok Khofifah Indar Parawansa tidak hanya menjadi sosok yang berjasa bagi Jawa Timur, namun juga menjadi panutan bagi seluruh anaknya. Kiprahnya dalam memimpin Jawa Timur turut menginspirasi Ali untuk menentukan jenjang karir.

”Sedari dulu saya memiliki cita-cita sebagai seorang pengacara dan politisi. Pasca studi sarjana saya saat ini akan melanjutkan studi magister ilmu hukum serta akan berkecimpung dalam dunia perpolitikan seperti ibu,” tutur Ali.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore