Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juni 2021 | 13.32 WIB

Megawati Cerita Soekarno Belajar Naik Kuda Jinak

Ketua Umum PDIP Megawati, saat Kongres V digelar di Bali, Kamis (8/8). (RAKA DENNY /JAWA POS) - Image

Ketua Umum PDIP Megawati, saat Kongres V digelar di Bali, Kamis (8/8). (RAKA DENNY /JAWA POS)

MEGAWATI Soekarnoputri punya banyak kenangan dengan sang ayah. Salah satunya dia ceritakan dalam momen peresmian patung proklamator Soekarno di halaman depan kompleks Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Patung itu terinspirasi dari peristiwa 5 Oktober 1946 saat Bung Karno menjadi panglima tertinggi angkatan perang. Meski begitu, tutur Mega, Bung Karno saat itu belum mahir naik kuda dan harus belajar dulu hingga tiga hari. "Saya dengar cerita ibu saya, waktu itu sangat panik. Karena seperti apa yang dikatakan, (Bung Karno) tidak tahu bagaimana menunggang kuda. Beliau minta dicarikan kuda yang jinak," katanya.

Mega sulit membayangkan bagaimana seorang panglima tertinggi punya kuda yang jinak. "Seharusnya garang, ya," lanjutnya, lantas tersenyum.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore