
Haruna Soemitro sindir keistimewaan yang didapat Persija di Piala Presiden 2019.
JawaPos.com - Keistimewaan yang didapat Persija Jakarta pada Piala Presiden 2019 mendapat sindiran dari manajer tim Madura United. Karena seharusnya Persija bisa memilih fokus ke satu turnamen. Meski menjalani laga di Piala Presiden dan AFC Cup 2019 sekaligus.
Persija Jakarta memang mendapat sedikit keistimewaan dari PSSI terkait jadwal di Piala Presiden 2019. Keistimewaan pertama adalah diizinkannya Persija mengubah jadwal melawan Kalteng Putra di babak 8 besar.
Persija meminta jadwal laga dilangsungkan pada 29 Maret. PSSI mengabulkannya dan bahkan memberi 'bonus' satu hari menjadi 28 Maret. Hal ini membuat jadwal babak 8 besar Piala Presiden pun bergeser dari yang semula dibuat.
Keistimewaan lainnya adalah Persija diizinkan menambah pemain dari klub internal. Padahal PSSI, sudah menegaskan tim peserta di babak 8 besar tak lagi melakukan penambahan atau perombakan pemain.
Soal keistimewaan yang didapat Persija dikritik oleh Manajer Madura United Haruna Soemitro. Menurut Haruna, ‘keistimewaan’ yang diberikan ke Persija harusnya tidak ada. Karena Persija sudah tidak level bermain di Piala Presiden 2019. Macan Kemayoran harusnya lebih konsentrasi di AFC Cup.
"Persija itu sudah berprestasi di AFC Cup, Piala Presiden ini bukan ukurannya. Harusnya dimengerti itu," katanya.
Madura United sendiri menjadi salah satu peserta babak 8 besar Piala Presiden. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu akan menghadapi Persela Lamongan. Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan salah satu di antara Persebaya Surabaya atau Tira-Persikabo.
Di sisi lain, Piala Presiden 2019 akan menggunakan format home and away pada laga final nanti. Hal ini diputuskan PSSI kualitas ajang pramusim ini makin meningkat.
"Tujuannya untuk menjaga mutu turnamen pramusim. Kami juga sudah memutuskan untuk pemenang Persebaya melawan PS Tira-Persikabo akan menjadi tuan rumah dulu di semifinal. Nanti menuju final kami tentukan lagi," ungkap Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
