
PT LIB Manajer Persebaya
JawaPos.com – Medical workshop virtual Liga 1 selesai terselenggara kemarin (16/9). Acara yang sejatinya dibuat secara tatap muka dan berlangsung tiga hari pada 14–16 September itu ditekan jadi sehari saja secara virtual.
Karena acara tiga hari dijadikan sehari, otomatis waktu pembahasan cukup lama. Dari rundown yang diberikan PT LIB kepada peserta, acara dimulai pukul 09.30 dan selesai pukul 18.00.
Selain perwakilan dari LIB, acara tersebut menghadirkan tim medis dari PSSI yang menyusun panduan protokol kesehatan di sepak bola Indonesia plus Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Bernardus Wisnu Widjaja.
Banyak hal yang dibahas terkait protokol kesehatan. Tentu yang paling penting adalah keselamatan tim selama menjalani kompetisi. Hal yang selama ini ditanyakan banyak peserta itu dijelaskan secara detail oleh LIB dan tim medis dari PSSI.
Salah satunya adalah apa yang harus dilakukan ketika ada salah seorang pemain, ofisial, atau pelatih yang terkena korona selama menjalani kompetisi. Dalam penjelasannya kemarin, LIB meminta tiap klub menyiapkan sarana untuk karantina.
Nantinya, orang yang terindikasi korona akan dikarantina dengan dua opsi waktu. Yakni, 10 hari dan 14 hari. Jika dalam kurun waktu tersebut hasil swab test menunjukkan negatif, pemain, pelatih, ataupun ofisial diperkenankan untuk langsung kembali ke dalam klub.
Direktur Operasional LIB Akhmad Hadian Lukita mengaku puas dengan hasil dari medical workshop kemarin. Walau digelar secara virtual, dia yakin klub-klub akan bisa menjalankan protokol kesehatan dengan sangat baik selama kompetisi. ’’Harus ditanyakan lagi kepada klub-klub ya. Kalau dari penjelasan tadi, saya pribadi sudah paham,’’ tuturnya.
Nah, selain adanya prosedur untuk pihak yang terkena korona, LIB sendiri memberikan syarat kepada klub sebelum memulai kompetisi. Yakni, kembali mengadakan swab test untuk para pemain. Jadwal swab test harus mulai dikirimkan kepada LIB pada 17 September.
Dari sinilah, LIB mulai tahap pemantauan latihan klub. Artinya, klub-klub sudah harus mulai menerapkan protokol kesehatan yang sudah dijabarkan dalam medical workshop setelah melakukan swab test mandiri kepada pemainnya.
’’LIB akan kembali melakukan swab test secara masal pada H-3 hingga H-2 sebelum pertandingan,’’ ujarnya.
Satu hal yang belum pernah dijabarkan, Lukita menyebut driver bus yang akan antar-jemput pemain selama latihan hingga pertandingan juga wajib melakukan swab test. Hal ini dimaksudkan agar perjalanan darat yang akan ditempuh pemain selama lanjutan Liga 1 dimulai benar-benar harus steril dari virus korona.
’’Boleh diganti-ganti sopirnya. Yang jelas, siapa pun nanti yang ikut di dalam bus rombongan tim wajib melakukan PCR terlebih dulu,’’ tuturnya.
Sebagai langkah antisipasi, klub-klub juga diminta benar-benar mengawasi kondisi skuadnya. Jika memang ada pemain yang demam, batuk, hingga gejala korona lainnya, harus langsung dilakukan rapid test. ’’Kami sendiri akan melakukan swab test rutin tiap dua pekan sekali,’’ katanya.
Direktur Operasional LIB Sudjarno berharap apa yang dijabarkan dalam medical workshop diimplementasikan dengan baik. Terutama kepada tim medis di setiap klub.
’’Tugas yang akan dibebankan kepada tim medis dua sampai tiga kali lebih berat dibandingkan biasanya. Dibutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan komitmen yang tinggi bagi seluruh petugas medis di klub dan penyelenggaraan pertandingan,’’ tegasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
