Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 Oktober 2022 | 23.00 WIB

Mattoanging Bisa Jadi Stadion Ramah Penonton

Kondisi Stadion Andi Matalatta yang semakin tak terurus sejak virus korona merebak Kamis, 21 Mei. Warga sekitar stadion memanfaatkan lahan kosong untuk menanam jangka pendek seperti sayuran. TAWAKKAL/FAJAR - Image

Kondisi Stadion Andi Matalatta yang semakin tak terurus sejak virus korona merebak Kamis, 21 Mei. Warga sekitar stadion memanfaatkan lahan kosong untuk menanam jangka pendek seperti sayuran. TAWAKKAL/FAJAR

TRAGEDI Kanjuruhan yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan evaluasi seluruh stadion menjadi perhatian M. Al Fajri. Pria yang dijuluki deputi Mendagri Red Gank, salah satu kelompok suporter PSM Makassar, itu mendukung perspektif pemerintah soal stadion yang layak. Setidaknya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pendukung klub bola yang nribun alias nonton laga di stadion.

Ironisnya, PSM Makassar belum punya kandang. Pembangunan Stadion Andi Mattalatta yang lebih populer dengan nama Mattoanging belum kunjung usai. Sudah dua tahun Fajri dan seluruh suporter PSM Makassar menunggu. Tepatnya sejak Oktober 2020.

”Ketika teman-teman suporter di Jawa memperjuangkan stadion yang ramah penonton, kami di sini berjibaku agar PSM Makassar segera punya stadion yang strategis untuk laga kandang,” kata Fajri kepada Jawa Pos kemarin (8/10).

Dia menyebut lambannya pembangunan stadion sebagai ketidakseriusan pemerintah dalam menyediakan fasilitas olahraga. Apalagi, karena Mattoanging tak kunjung rampung, suporter terpaksa pergi ke Kota Parepare untuk menyaksikan klub kesayangan berlaga di Stadion Gelora B.J. Habibie. Jaraknya berkisar 150 kilometer atau sekitar empat jam perjalanan darat.

Problem jarak itu jelas membuat posisi suporter PSM yang berangkat dari Makassar ke Parepare menjadi rentan dengan masalah keamanan. Misalnya, kecelakaan lalu lintas hingga ancaman kejahatan kriminal jalanan. Fajri menyebut tak terhitung lagi jumlah suporter yang mengalami kecelakaan di jalan karena faktor kelelahan. ”Suporter PSM itu paling banyak di Makassar,” ujarnya.

Fajri berharap jalan berliku bagi PSM Makassar untuk punya stadion itu sebanding dengan hasilnya nanti. Jangan sampai stadion yang pembangunannya lama dan penuh kontroversi itu nanti juga ternyata tidak sesuai dengan standar. Mumpung masih dalam proses, Mattoanging seharusnya bisa menjadi stadion yang ideal. Baik terkait dengan signage atau papan penunjuk jalur mitigasi dan evakuasi maupun fasilitas lain untuk mengamankan penonton.

Awalnya, menurut Fajri, Pemprov Sulsel hanya akan merenovasi Mattoanging tanpa mengubah fasadnya yang punya nilai historis. Namun, dua tahun berlalu dan ternyata stadion itu dibongkar. Kini ganjalannya ada pada birokrasi. ”Kami yakin ada tarik-ulur dalam proses lelang sehingga belum ada pemenangnya,” ungkapnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore