Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2017 | 16.14 WIB

Daftar Masalah Yang Harus Dipecahkan Untuk Permudah Kalahkan Malaysia

Selebrasi Ezra Walian usai mencetak gol ke gawang Kamboja dalam pertandingan kualifikasi grup B Sea Games XXIX di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8/17). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja. - Image

Selebrasi Ezra Walian usai mencetak gol ke gawang Kamboja dalam pertandingan kualifikasi grup B Sea Games XXIX di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis (24/8/17). Indonesia menang 2-0 atas Kamboja.

Lolosnya timnas Indonesia U-22 ke semifinal SEA Games 2017 setelah menang 2-0 atas Kamboja di Stadion Shah Alam, Selangor, kemarin harus dibayar mahal. Sederet pilar bakal absen dalam pertandingan semifinal melawan tuan rumah Malaysia.



Ya, pelatih Luis Milla tak bisa menggunakan tenaga kapten Hansamu Yama, M. Hargianto, dan Marinus Mariyanto Wanewar. Mereka terpaksa absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning. Jadi, pekerjaan Milla saat ini adalah mencari komposisi yang pas untuk menggantikan para pemain yang absen.



Apalagi, Hansamu dan Hargianto selama ini menjadi pilihan utama di posisi masing-masing. Tanpa Hansamu, Milla harus bisa memaksimalkan bek tengah tersisa, yakni Ricky Fajrin, Andy Setyo, dan Ryuji Utomo. Kecuali Ricky, dua pemain lain belum setangguh Hansamu.



Andy Setyo masih labil. Ryuji pun baru sekali dimainkan ketika melawan Kamboja kemarin, sebagai pengganti. Kalau memperhatikan performa selama SEA Games 2017, tampaknya Ricky dan Andy paling berpeluang diduetkan di jantung pertahanan saat melawan Malaysia.



"Saya sudah siap untuk kembali main. Setelah evaluasi kemarin, saya harus lebih hati-hati agar tidak kena kartu lagi," kata Rezaldi Hehanusa, bek kiri timnas Indonesia, setelah pertandingan di Stadion Shah Alam. Saat dia absen, posisinya dihuni Ricky.



Problem lain adalah absennya Hargianto. Gelandang bertahan Persija Jakarta itu selama ini selalu menjadi pilihan utama di lini tengah sebagai penyeimbang. Tanpa dia, pilihannya adalah Asnawi Mangkualam Bahar atau Hanif Sjahbandi. Nama kedua terkena kartu merah dalam laga melawan Vietnam di fase grup B.



Asnawi atau Hanif akan menemani Evan sebagai motor di lini tengah. Tapi, harus diakui, kolaborasi Hargianto dengan Evan lebih kompak ketimbang lainnya. Sebab, mereka sudah lama bermain bersama, sejak masih tergabung dalam skuad Indonesia U-19.



Kemudian, untuk absennya Marinus, tampaknya Milla akan kembali memainkan Ezra Walian sendirian di lini depan. Dia akan ditemani Septian David Maulana sebagai gelandang serang atau penyerang lubang serta winger seperti Saddil Ramdani, Yabes Roni, Osvaldo Haay, atau Febri Hariyadi.



Dalam pertandingan tadi malam, Ezra mencetak gol pemecah kebuntuan pada menit ke-56 setelah menerima assist dari Evan Dimas. Kemudian, gol kedua dilesakkan pemain pengganti Febri "RX King" Hariyadi pada menit ke-69 melalui tembakan spektakuler.



Dengan kekuatan seperti itu dan waktu istirahat yang lebih pendek, Indonesia akan menghadapi Malaysia yang begitu mantap di grup A. Malaysia selalu menang di grup A dan lolos sebagai juara grup dengan 9 poin. Dengan begitu, Indonesia sebagai runner-up grup B menjadi lawan Malaysia.



Bukan hanya juara grup, koleksi gol tim asuhan Ong Kim Swee itu juga mantap betul. Tim berjuluk Harimau Malaya itu mengemas 10 gol dan 4 kali kemasukan. (*/c11/ham)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore