
PSS Sleman mendaftarkan 35 pemain untuk Super League, termasuk 10 pemain baru yang siap bersaing di kompetisi musim depan. (Dok. PSS)
JawaPos.com - PSS Sleman mulai memasuki tahap penting dalam persiapan menuju Super League 2026/2027. Setelah tiga pekan menjalani pramusim, tim asuhan Pieter Huistra perlahan mengalihkan perhatian dari pembentukan kondisi fisik menuju pematangan taktik.
Dua pekan pertama pramusim dimanfaatkan Huistra untuk meningkatkan kebugaran para pemain. Program tersebut menjadi fondasi awal agar skuad PSS memiliki kondisi fisik yang cukup untuk menjalankan intensitas permainan sesuai keinginan sang pelatih.
Memasuki pekan ketiga, porsi latihan taktikal mulai ditingkatkan. Huistra ingin para pemain tidak hanya memiliki kondisi fisik yang prima, tetapi juga memahami struktur permainan dan filosofi yang akan diterapkan sepanjang kompetisi.
“Kami sudah memiliki waktu tiga minggu untuk bekerja bersama. Dalam dua minggu pertama, fokus utama kami adalah membangun kondisi fisik para pemain. Sekarang, kami mulai memberikan porsi yang lebih banyak pada aspek taktik,” kata Huistra setelah sesi latihan kebugaran, Rabu (12/8/2026) pagi.
Perubahan fokus tersebut menjadi bagian dari proses untuk membentuk karakter permainan PSS Sleman. Huistra mulai melihat perkembangan positif dari skuadnya, tetapi pelatih asal Groningen, Belanda, itu belum ingin terburu-buru memberikan penilaian akhir.
Menurutnya, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum kompetisi resmi dimulai. Pemain perlu terus mendapatkan pemahaman mengenai tugas masing-masing, baik ketika menguasai bola maupun saat melakukan transisi dan bertahan.
Baca Juga:Opening Ceremony Super League 2026/2027 di Pulau Dewata, Bali United Vs PSS Sleman Jadi Menu Utama
Huistra juga menyadari bahwa proses membangun sebuah tim membutuhkan waktu. Karena itu, tiga hingga empat pekan ke depan akan dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi yang sudah dibangun selama latihan pramusim.
“Namun, perjalanan kami masih panjang. Kami masih memiliki waktu sekitar tiga hingga empat minggu ke depan dan waktu tersebut sangat kami butuhkan,” ujarnya.
Bagi PSS, periode tersebut menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai kekurangan yang muncul selama latihan maupun pertandingan uji coba. Setiap laga pramusim dapat digunakan untuk mengukur sejauh mana pemain mampu menerapkan konsep yang diberikan oleh tim pelatih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
