
Euforia Persib Bandung dan Bobotoh saat merayakan Juara BRI Super League di Kota Bandung, Minggu (24/5). (Taofik Achmad Hidayat/Radar Bandung)
JawaPos.com - Persib Bandung resmi mengunci gelar juara Super League 2025/2026! Keberhasilan ini memicu rasa syukur mendalam dari sang Manajer, Umuh Muchtar.
Pria yang akrab disapa Wa Haji Umuh ini menegaskan bahwa trofi juara ini adalah buah dari kerja keras luar biasa skuad Maung Bandung dan doa dari jutaan Bobotoh.
"Alhamdulillah cita-cita kita tercapai dengan izin Allah dan doa jutaan umat. Alhamdulillah doa dari semua juga dengan kekuatan pemain yang begitu dahsyat," ujar Umuh Muchtar dikutip dari Radar Bandung (JawaPos Group), Minggu (24/5).
Perjuangan Umuh Muchtar: Lawan Sakit dan Kejar Tiket Whoosh
Baca Juga: Momen Lautan Bobotoh Sambut Pesta Hattrick Juara Persib Bandung, Bojan Hodak Jadi Pusat Perhatian!
Di balik euforia juara Persib Bandung, ada cerita perjuangan mengharukan dari sang manajer. Umuh mengaku sempat bimbang untuk mendampingi tim karena kondisi kesehatannya yang sedang menurun.
Namun, kecintaan yang besar pada Persib Bandung membuatnya mengabaikan rasa sakit demi memberikan suntikan motivasi langsung kepada para pemain di laga krusial. Perjalanannya pun tidak mudah karena ia sempat kesulitan mendapatkan tiket keberangkatan.
'Saya sendiri ke Parepare lagi sakit. Tadinya tidak akan berangkat, jam 10 cari tiket belum dapat. Berangkat jam 12 pakai Whoosh, datang ke sana langsung memberikan pengarahan kepada anak-anak. Bisa menang ini suatu kebanggaan," katanya.
Puji Kualitas Wasit Liga Indonesia yang Semakin Adil
Selain mengapresiasi performa spartan anak asuhnya, Umuh Muchtar juga memberikan sorotan positif terhadap kepemimpinan wasit di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.
Ia menilai aspek pengadilan lapangan telah menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan, sehingga pertandingan berjalan jauh lebih bersih dan profesional.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
