
Kapten Persib bandung Marc Klok. (Dok. Persib Bandung)
JawaPos.com - Kapten Persib Bandung, Marc Klok, menunggu permohonan maaf dari pihak Bhayangkara Presisi Lampung FC terkait tuduhan rasisme terhadap kepada Henry Doumbia. Pasalnya, Klok merasa dirugikan dengan tuduhan yang tidak benar tersebut.
Setelah namanya menjadi sorotan tajam, Klok akhirnya buka suara. Ia dengan tegas membantah melakukan tindakan rasis kepada penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, saat kedua tim bersua di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4) lalu.
Gelandang berusia 33 tahun itu menegaskan bahwa semua tuduhan yang disebutkan pihak The Guardians -julukan Bhayangkara Presisi Lampung FC- jauh dari fakta yang terjadi di lapangan.
Klok pun merasa dirugikan dengan tuduhan tak berdasar yang dilancarkan pihak Bhayangkra Presisi Lampung FC. Eks pemain Persija Jakarta itu pun menuntut permohonan maaf dari pihak The Guardians atas tuduhan keliru tersebut.
“Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar,” tulis Klok dalam akun instagram pribadinya, Sabtu (2/5/2026).
Sebelumnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC membuat pernyataan resmi terkait dugaan rasisme yang dilakukan Klok kepada Doumbia. Disebutkan dalam pernyataan resminya, kapten Persib Bandung itu melakukan aksi rasisme kepada Doumbia pada babak pertama.
Baca Juga:Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSBS Biak: Badai Pasifik Kebobolan 21 Gol di 5 Laga Terakhir!
Dalam pernyataan resminya juga, pihak manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC menyebut telah mengambil langkah serius. Yakni melaporkan dugaan rasisme yang dilakukan Klok kepada Doumbia kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Merespons tuduhan tersebut, Klok dengan tegas membantah. Eks pemain Persija Jakarta itu menyatakan bahwa semua tuduhan yang mengarah kepadanya tidak benar.
“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya,” tegas Klok.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
