
Francisco Rivera siap bela Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya saat ini memiliki dua gelandang pengatur serangan yang bisa menjadi andalan maupun senjata rahasia saat menghadapi lawan-lawannya di kancah Super League, yaitu Francisco Rivera dan Bruno Paraiba.
Dua pemain asal Benua Amerika ini didatangkan dalam periode waktu yang berbeda. Francisco Rivera direkrut Persebaya pada musim 2024/2025 saat masih ditangani Paul Munster, sedangkan Bruno Paraiba baru masuk ke skuad Green Force pada bursa transfer paruh musim ini.
Namun, saat ini, nasib kedua pemain tersebut cukup berbeda. Bukannya tergeser oleh Bruno Paraiba, Rivera malah tetap menjadi andalan utama Persebaya di bawah asuhan Bernardo Tavares. Sedangkan Paraiba malah masih berkutat dengan masalah kebugaran.
Performa Rivera musim ini cukup memuaskan. Dari 21 penampilan, ia telah menyumbang enam gol dan lima assist, mencatatkan 26 tembakan dengan 14 diantaranya berupa shoot on goal.
Kondisi berbeda dialami oleh Paraiba. Sempat menjanjikan saat mencetak satu gol ketika debutnya menghadapi PSIM Jogjakarta, ia kemudian lebih banyak cedera.
Secara total ia baru bermain dua pertandingan, dimana satu lagi adalah saat timnya dilumat Borneo FC 5-1. Dari delapan laga potensial yang bisa ia mainkan, ia malah absen sebanyak enam pertandingan karena cedera, dengan catatan satu gol dari tiga percobaan tembakan, dimana satu diantaranya tepat sasaran.
Rivera sendiri menyatakan kesiapannya untuk menghadapi Pendekar Cisadane, apalagi ia punya kenangan manis pada putaran pertama, yaitu menjadi pencetak gol kemenangan Persebaya di kandang Persita Tangerang.
“Saya selalu memberikan 100 persen di setiap laga berikutnya. Targetnya jelas, membantu tim meraih kemenangan dan terus bergerak menuju target yang sudah kami tetapkan,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Sementara itu, kondisi fisik Bruno Paraiba dikabarkan belum 100 persen pulih. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares pun menyatakan tidak akan memaksakan sang pemain untuk berlaga jika memang belum benar-benar pulih.
Meski begitu, pemain yang pernah berlaga di Liga Korea Selatan ini justru merasa kondisinya lebih baik dan berharap bisa dimainkan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
