
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares memimpin latihan tim. (Istimewa)
JawaPos.com– Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memilih bersikap realistis jelang laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/26. Menghadapi Persita Tangerang, dia menilai lawan yang akan dihadapi kali ini sudah jauh berbeda dibanding pertemuan sebelumnya.
Pada putaran pertama, Persebaya menang tipis 1-0 atas persita. Namun, Bernardo Tavares menegaskan bahwa hasil tersebut tidak bisa lagi dijadikan patokan pada laga lanjutan super league.
Menurut dia, Persita kini menunjukkan perkembangan signifikan di kompetisi super league, baik dari sisi permainan maupun kepercayaan diri tim. ”Persita terus berkembang dan sekarang jadi tim yang lebih baik. Kami sudah mempelajari permainan mereka,” ujar pelatih Persebaya asal Portugal Bernardo Tavares dikutip dari ileague.id.
Baca Juga:Akhirnya Viktor Gyokeres Bakal Mentas di Piala Dunia Setelah Jadi Pahlawan Swedia Kalahkan Polandia
Peningkatan performa Persita terlihat jelas dari kemenangan telak 4-1 atas Madura United FC sebelum jeda kompetisi. Hasil itu menjadi sinyal bahaya bagi Persebaya yang justru datang dengan kondisi sebaliknya, usai menelan kekalahan cukup menyakitkan.
Situasi ini membuat Tavares tak hanya fokus pada aspek taktik, tetapi juga menyoroti pentingnya mentalitas pemain. Dia menilai kebangkitan tim tidak cukup hanya mengandalkan strategi di atas kertas, melainkan juga ditentukan oleh kesiapan mental saat menghadapi tekanan di lapangan.
Menurut dia, mental kuat tidak datang secara instan. Dibutuhkan proses latihan yang konsisten agar pemain memiliki rasa percaya diri yang cukup saat bertanding. Hal ini menjadi perhatian utama dalam persiapan tim jelang laga penting tersebut.
Baca Juga:Kesempatan Terakhir Frans Putros: Hodak Dukung Bek Persib Tampil di Panggung Dunia Bersama Irak!
Selain faktor mental, Tavares juga menggarisbawahi sejumlah aspek teknis yang perlu segera diperbaiki. Dia menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang tepat, baik dalam situasi menyerang maupun bertahan.
Detail kecil seperti posisi tanpa bola hingga transisi permainan menjadi fokus pembenahan. Dia meminta Bruno Moreira dan rekan-rekan tampil lebih disiplin. Mengurangi kesalahan sendiri dan menjaga intensitas permainan sepanjang laga dianggap sebagai kunci untuk meraih hasil positif.
Pertandingan melawan Persita akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (4/4) malam. Laga ini menjadi momentum penting bagi Persebaya untuk bangkit dari tren negatif.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
