
Dion Markx jalani latihan intensitas tinggi bersama Persib Bandung jelang laga penting melawan Semen Padang. (Instagram @dion.markx)
JawaPos.com–Bek Persib Bandung Dion Markx mengungkap pengalaman tak biasa saat menjalani program latihan intensitas tinggi jelang laga krusial. Dia bahkan menyebut sesi latihan tersebut terasa seperti dibunuh oleh pelatih fisik demi mencapai kondisi terbaik tim untuk laga super league.
Momen itu terjadi setelah skuad Persib Bandung kembali berkumpul usai libur Lebaran pada 25 Maret 2026. Fokus utama langsung diarahkan pada persiapan menghadapi Semen Padang dalam lanjutan pekan ke-26 Super League 2025/2026.
Pertandingan Persib lawan Semen Padang tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim pada 5 April. Laga super league ini menjadi pintu awal dari rangkaian sembilan pertandingan yang harus dilalui dalam waktu singkat.
Markx mengaku kondisi fisiknya terus menunjukkan peningkatan sejak kembali dari masa libur. Dia merasa program latihan yang diberikan tim pelatih berjalan efektif dalam menjaga performanya tetap stabil.
”Kondisi saya bagus. Kami mendapatkan program dari Miro (Petric). Saya menjalankannya dengan disiplin,” ujar Dion Markx.
Pernyataan itu menunjukkan komitmen pemain dalam menjaga kebugaran meski tidak berada dalam sesi latihan bersama. Selama masa jeda, seluruh pemain memang dibekali program latihan mandiri. Hal ini menjadi bagian penting agar tidak terjadi penurunan kondisi fisik saat kembali ke lapangan.
Baca Juga:Marc Klok Siap Tempur! Janji ke Bobotoh Siap Dibayar Lunas saat Persib Bandung Tantang Semen Padang
Namun, intensitas latihan yang dijalani pekan ini disebut Markx meningkat drastis. Dia bahkan menggambarkan sesi latihan tersebut sangat berat dan menguras tenaga.
”Sekarang, dia (pelatih fisik) seolah ingin 'membunuh' kami dalam latihan karena kami akan menjalani sembilan pertandingan dalam waktu singkat. Kami harus kembali bugar sepenuhnya,” tambah Dion Markx.
Ungkapan tersebut menggambarkan betapa seriusnya tim pelatih mempersiapkan skuad menghadapi padatnya jadwal. Meski terasa ekstrem, Markx memahami tujuan di balik latihan keras tersebut. Dia menilai program itu sebagai langkah penting agar tim mampu tampil konsisten di sisa musim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022