
Penyerang Dewa United Alex Martins (kiri) dan pelatih Jan Olde Riekerink. (Rauf Adipati/Antara)
JawaPos.com–Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengapresiasi semangat juang timnya setelah menahan imbang tuan rumah Persija Jakarta. Laga BRI Super League itu berakhir dengan skor 1-1 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu (15/3).
Jan Olde Riekerink mengatakan, hasil imbang lawan Persija tersebut terasa seperti kemenangan secara moral untuk Dewa United. Sebab, timnya mampu bangkit setelah melalui periode yang sulit serta memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas.
”Olahraga tidak selalu hanya tentang apa yang terlihat di lapangan. Dewa United datang dari situasi yang mengecewakan dan hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkan pertandingan lawan Persija ini,” kata Jan Olde Riekerink dalam jumpa pers usai laga seperti dilansir dari Antara.
Dewa United baru menelan hasil mengecewakan di kancah AFC Challenge League. Mereka disingkirkan klub Filipina Manila Diggers dengan kekalahan agregat 2-3 pada perempat final, setelah hanya bermain imbang 2-2 dengan tim lawannya pada Kamis (12/3).
Dia menjelaskan, pada hari pertama tim bahkan tidak menjalani latihan, sementara pada hari kedua persiapan lebih banyak diisi dengan diskusi taktik mengenai permainan Persija. Meski persiapan minim, Riekerink menilai para pemain mampu menunjukkan karakter dan disiplin yang baik selama pertandingan.
”Saya melihat tim yang bangkit kembali, tim yang disiplin dan memiliki rencana permainan. Bagi saya mereka seperti menang hari ini,” ujar Jan Olde Riekerink.
Secara taktik, Riekerink mengungkapkan timnya berusaha memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Persija yang kerap ditinggalkan karena peran bek kanan yang bermain ofensif.
Menurut dia, situasi tersebut membuat pemain sayap Dewa United, Noah Sadaoui, memiliki ruang lebih untuk bergerak sehingga timnya beberapa kali mampu menciptakan ancaman dari sektor tersebut.
Sementara itu penyerang Dewa United Alex Martins mengakui pertandingan berjalan sulit bagi kedua tim. Terutama karena timnya harus menghadapi jadwal pertandingan yang padat.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
